Kapolsekta Pontianak Utara Kompol Syaiful Alam mengakui memasuki minggu kedua November wilayah Pontianak Utara sangat rawan ksi tindak kejahatan. Kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor meningkat tajam.
“Pada bulan lalu tidak terlalu banyak laporan kasus pencurian dan penggelapan di wilayah Pontianak Utara yang masuk ke kita. Sementara pada bulan ini, kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor meningkat derastis dalam minggu kedua bulan ini,” ungkap Kompol Saiful Alam, Senin (14/11).
Menurut Alam, tingginya kasus kriminal tersebut merupakan dampak dari meningkatnya kebutuhan sehari-hari serta meningkatnya laju perekonomian. Pelaku yang umumnya dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa bertindak di luar aturan demi memenuhi kebutuhan.
“Peningkatan tindak kriminal terutama pencurian dan penggelapan itu bisa saja akan lebih menonjol ketimbang bulan ini apabila terjadi pelonjakan harga sembako. Kalau di kota besar itu memang sering terjadi,” paparya.
Alam mengimbau kepada masyarakat khusunya Pontianak Utara, agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah, dalam menyimpan barang-barang berharga. Dengan meningkatkan kewaspadaan, akan menutup peluang-peluang pelaku beraksi. Begitu juga dengan kasus penggelapan motor, warga jangan asal meminjamkan sepedamotor kepada orang yang tidak dikenal atau baru dikenal.
“Meski pun kami dari aparat tetap berupaya melakukan pencegahan, namun tindakan antisipasi pertama adalah terletak pada masyarakat sendiri. Jangan sampai lalai dan jangan lengah sedikit pun,” tegasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
