Peran atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan memiliki peranan penting. Sangat muskil akan berhasil bila masyarakat tidak ikut menyukseskan pembangunan. Terlebih-lebih bila kemauan untuk meningkatkan pembangunan tersebut hanya keinginan pemerintah saja.
“Pemerintah tidak akan mempu memajukan pembangunan tanpa adanya dukungan dan partisipasi masyarakat,” kata Wakil Walikota Pontianak, Paryadi, Kamis (21/1).
Peran atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan memiliki peranan penting. Sangat muskil akan berhasil bila masyarakat tidak ikut menyukseskan pembangunan. Terlebih-lebih bila kemauan untuk meningkatkan pembangunan tersebut hanya keinginan pemerintah saja. “Pemerintah tidak akan mempu memajukan pembangunan tanpa adanya dukungan dan partisipasi masyarakat,” kata Wakil Walikota Pontianak, Paryadi, Kamis (21/1).
Rencana pemerintah untuk memangun dua jalur jalan di daerah Sungai Jawi atau jalan H. Rais A. Rahman akan terealisasi tahun 2010 ini. Padatnya kendaraan roda dua dan roda empat yang berlalu lalang sangat membutuhkan jalan tambahan.
“Kita akan membuat dua jalur di Jalan H. Rais A. Rahman, sebelah parit akan dibuat badan jalan, sehingga menjadi jalan paralel untuk bisa memecah konsentrasi kepadatan jalan,” ungkap Paryadi.
Langkah pemerintah tersebut seirama dengan adanya sumbangsi pemikiran dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kalbar yang memenangkan sayembara hari Bakti Pekerjaan Umum. Sumbangsi dari PMI tersebut sangat bermanfaat dan diperlukan dalam penataan Kota Pontianak. Konsep rencana penataan yang dibuat oleh Asep Kurniawan sebagai relawan PMI tersebut menekankan adanya partisipasi masayarakat.
“Kita ingin agar pemeritah dapat memfasilitasi ide-ide masayarakatdalam pembangunan. 2010 bersama-sama kita pikirkan bagaimana masayarakat sungai Jawi dapat berpartisipasi untuk memelihara kanal yang akan dibangun,” ungkap Ketua Palang Merah Indonesia Kalbar, Sri Kadarwati Aswin di tempat yang sama.
Menurutnya pembangunan kanal Sungai Jawi tersebut merupakan satu program tindak lanjut dari penghargaan yang diterima relawan PMI. Konsep pemberdayaan masyarakat untuk membuat tata ruang yang asri ini merupakan potensi Kota Pontiaak yang perlu diberdayakan agar memiliki nilai sosial, ekonomi, budaya.
“Disamping pemerintah membangun bangunan fisik yang terpadu dan berjangka panjang, peran masayarakat juga diperlukan. Percuma kalau pemerintah membangun tetapi masayarakat tidak merasakan manfaat atau bakan menolak. Untuk itu PMI membantu memberdayakan masyarakat agar berperan aktif dalam penataan ruang sungai jawi sesuai UU no 26 tahun 2007 tentang penataan ruang,” ungkap Sri.
Sebagaimana dipaparkan oleh Asep Kurniawan bahwa pembangunan kalan Sungai Jawi akan dimulai dari Januari hingga Desember 2010. “Karena anggaran pembangunan ini difasilitasi PU dan akan dimulai pada April mendatang, Januari hingga Maret ini kita membangunan kemitraan kepada masyarakat.
Menurut Asep, hasil akhir dari idenya nanti ingin adanya kemitraan yang efektif untuk meningkatkan sumber daya lokal bagi penataan dan pengelolaan kanal. Membangun kapasitas dengan partisipasi. Hasil lainnya, dapat memperkuat kesadaran dan kebanggaan pengolahan dan pelestarian kanal dan memasukkan program pengurangan resiko terpadu terhadap masyarakat.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
