Bila dilihat dari pendekatan yang dilakukan Puskemas selama ini, dirasa kurang efektif. Karenanya, harus ada pendekatan melalui counsellor. Jadi dengan pendekatan seperti ini, anak remaja bisa mengutarakan sesuatu secara plong dan tidak sungkan-sungkan cerita dengan teman sejawatnya.
Bila dilihat dari pendekatan yang dilakukan Puskemas selama ini, dirasa kurang efektif. Karenanya, harus ada pendekatan melalui counsellor. Jadi dengan pendekatan seperti ini, anak remaja bisa mengutarakan sesuatu secara plong dan tidak sungkan-sungkan cerita dengan teman sejawatnya.
“Jadi pelatihan ini diberikan kepada anak remaja agar mereka dapat menyebarkan ke teman-temannya sehingga tidak terasa bahwa masalah kesehatan ini sudah ke mana-mana tanpa dirasakan,” kata katua pengurus harian daerah KBI Kalbar, Uray Husna Asmara, usai pembukaan pelatihan counsellor, di Gedung KBI, Jumat (12/3).
Ia mengatakan, pelatihan counsellor ini diikuti tiga distrik, yaitu Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sambas. ”Mengapa di lakukan di tiga daerah ini, karena kita ada prioritas, sebenarnya kita akan mengadakan pelatihan ini di seluruh kabupaten, cuma daerah ini yang diprioritaskan oleh pusat,” jelasnya seraya menambahkan, juga akibat keterbatasan dana juga.
Selain itu, tiga daerah ini mempunyai jumlah remaja yang banyak dan juga riskan, karena sekarang ini yang banyak menyebar dikalangan remaja adalah kenakalan remaja, sepeti narkoba.
Kota-kota inikan lebih ramai kalau sudah ditangani secara berlahan baru diarahkan di Kabupaten lainnya dan akan melakukan pendekatan-pendekatan lain melalui Pemda. “Setelah kegiatan ini akan diadakan di daerah pantai selatan bulan ini dan bulan depan akan di lakukan dan ini akan dilakukan secara bergulir,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andi Jap, mengatakan hal yang sama bahwa dengan adanya counsellor ini masalah kesehatan khususnya untuk anak remaja akan lebih mudah diatasi.
Ia mengatakan, anak remaja sekarang ini memiliki ciri khas yang unik, dengan melalui teman sebayanya bisa bercerita mengenai masalah kesehatan. Karena itu dengan adanya pelatihan ini para counsellor bisa mendapatkan pembekalan pengetahuan.
Tanpa counsellor sebaya kelompok remaja sulit untuk menceritakan masalah yang dihadapinya. “Apabila ini dilakukan dengan giat dan aktif saya rasa masalah kesehatan remaja dapat diatasi,” kata Andi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
