You are here

Harga Pertamax Plus Turun

Borneo Tribune, Pontianak
Tanggal 1 Januari 2009, terjadi penurunan harga Pertamax plus dari harga Rp 7.000 per liter ke harga Rp 6.700 per liter. Hal ini diungkapkan Ibnu Chouldum, Sales Area Manager Pertamina Cabang Kalbar, Rabu (31/12).
Dikatakannya, sebelumnya Pertamina mengadakan pekan promosi lokal, yaitu berupa pembelian 10 liter Pertamax Plus mendapat satu kupon. "10 liter pembelian ini berlaku untuk kendaraan mobil," ujarnya.
Sedangkan kendaraan bermotor pembeliannya mencapai 3 liter mendapat 1 kupon undian.
Untuk pengundian kupon tersebut, dilakukan awal Januari 2009, dengan berbagai macam hadiah tentunya.
Ibnu Chouldum menyarankan para pengendara kendaraan, agar memakai Pertamax Plus. Alasannya, akrab lingkungan, daya pembakaran tinggi, mesin lebih terawat.
Pertamax Plus merupakan bahan bakar dengan number oktan mencapai 95. Artinya, kualitas minyak Pertamax Plus merupakan yang terbaik. Kalau premium number oktannya hanya mencapai angka 88.
Tahun 2008, diakuinya, Pertamax Plus baru terjual 300 ton per bulan. Padahal, target yang harus dikejar Pertamina, mencapai 500 ton per bulan. Atau, terjual 6.000 untuk satu tahun.
Ia merekomendasikan, Pertamax Plus untuk mobil baru.
Stock BBM per 31 Desember 2008, premium mencapai 7.200 ton dengan ketahanan 9 hari. Minyak tanah sebesar10.056 ton, untuk 15 hari. Solar sebesar 14.370 ton untuk 11 hari.
"Sedangkan depot Sintang stok untuk jenis premium 15 hari, minyak tanah sebesar 19 hari, serta solar untuk 40 hari," ujarnya.
Selain Pertamax Plus mengalami penurunan harga pada 1 Januari 2009, jenis BBM lain yang mengalami penurunan yaitu, solar ekonomi dari harga Rp 6.000 per liter menjadi Rp 5.700.
"Solar ekonomi ini bisa mengalami penurunan atau kenaikan setiap 2 minggu," katanya.