Lebih satu bulan pelayanan KTP elektronik (e-KTP) berjalan. Kekurangan peralatan membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak pesimis target selesai 100 hari tercapai.
"Apabila peralatan yang ada sekarang hanya dua unit tiap kecamatan, kami tidak mungkin bisa menyelesaikan 455.109 e-KTP hingga akhir Desember ini," kata Kepala Disdukcapil Kota Pontianak, Thomas ditemui, Rabu (16/11).
Berdasarkan data Disdukcapil Kota Pontianak 27 Juli 2011 lalu, sebanyak 455.109 jiwa penduduk Kota Pontianak masuk dalam data wajib memiliki e-KTP hingga akhir tahun ini.
Thomas menjelaskan, dengan jumlah peralatan yang ada saat ini, tiap kecamatan hanya mampu menyelesaikan lebih dari 300 warga yang wajib e-KTP perhari. Seharusnya untuk mencapai target itu tiap kecamatan harus menyelesaikan 1.000 e-KTP per hari.
“Dari data yang dihimpun oleh kita sampai saat ini sebanyak,127.910 warga yang sudah membuat e-KTP itu berarti hanya 28,11 persen saja. Untuk mencapai 100 kita membutuhkan empat unit peralatan tiap kecamatan," ujar Thomas.
Apabila tidak ada penambahan alat, pembuatan e-KTP tidak akan selesai akhir tahun ini. Jika dipaksakan, Ia memastikan ada penambahan jam pelayanan. “Kasihan operatornya. Sekarang saja operator kerja sampai pukul 23.00 WIB. Operator sudah kewalahan, kan kasihan," kata Thomas.
Thomas mengatakan, hingga kini pihaknya masih kekurangan 20 unit peralatan pembuatan e-KTP. Jika pertengahan bulan ini alat bisa dipenuhi, dia optimis akhir 2011 pembuatan e-KTP selesai.
“Jika sampai pertengah Nopember ini penambahan alan e-KTP datang kemungkinan sampai Desember bisa mencapai 70 sampai 80 persen warga yang sudah membuat e KTP, untuk mencapai 100 persen saya masih ragu juga akan tercapai. Namun pihak kita juga akan tetap berusaha agar mencapai target yang ditentukan,”katanya.
Thomas mengatakan, sejauh ini Pemkot sudah minta kepada pemerintah pusat agar mendatangkan kekurangan alat secepatnya. Namun, dia menilai sangat wajar apabila peralatan tersebut datangnya telat, karena harus didatangkan dari luar negeri dan pengiriman alat tersebut ke Kota Pontianak hanya melalui Pos.
"Kami minta secepatnya kekurangan alat itu datang. Saya yakin kalau kita diberikan 34 alat, akhir tahun ini pembuatan e-KTP di Kota Pontianak selesai," katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
