Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kalbar, Alexius Akim mengatakan saat ini tengah digagas pembangunan sekolah khusus untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus dan terpusat dibawah kewenangan provinsi.
Hal tersebut disampaikannya sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah muntuk memberikan hak dasar bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan tidak terkecuali bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. “Kita akan kembangkan di Kalimantan Barat agar dapat memberikan warna khusus,” kata Akim belum lama ini.
Dikatakannya, saat ini anak dengan kebutuhan khusus terakomodir di sekolah-sekolah yang memang sudah khusus namun belum maksimal dan belum terkontrol pola pendidikannya, seperti Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan ada juga sekolah cerdas istimewa.
Sekolah-sekolah yang memang disediakan khusus tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, terkecuali di beberapa daerah termasuk di Kota Pontianak yang dikelola oleh pihak yayasan yang dapat terlihat hasilnya.
“Kondisi ini harus dirubah dan jika didaerah ada maka kedepan akan kita satukan saja, yakni sekolah berkebutuhan khusus, nah baru didalamnya nanti dipecah-pecah sesuai dengan tingkat dan penggolongan masig-masing siswanya,” imbuh Akim.
Dengan sistem penggabungan tersebut, Akim berpendapat terdapat sisi positif yang dapat diambil seperti adanya penghematan anggaran dan juga memaksimalkan perhatian terutama anggaran dan program. “Jikapun ada siswa di SLB, paling muridnya hanya tujuh sampai sepuluh orang, namun biaya operasionalnya sama dengan satu sekolah dengan murid yang banyak,” katanya lagi.
Untuk memenuhi keterbatasan tenaga guru untuk sekolah khusus tersebut, Akim akan memberdayakan tenaga guru tang saat ini mengelola sekolah-sekolah khusus tersebut dan akan disatukan dalam satu sekolah yang besar.
Provinsi Kalbar juga tidak akan tinggal diam jika terdapat kualifikasi tenaga gurunya masih dibawah standar, maka dalam program tersebut akan dimasukkan juga peningkatan kualitas tenaga pendidik bagi sekolah khusus, mulai dari diklat, pelatihan atau jika memungkinkan untuk di sekolahkan labi sesuai dengan kebutuhan.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
