“Untuk itu Komisi D DPRD Kota Pontianak akan turun lapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan US SMA/SMK,” kata Anggota Komisi D DPRD Kota Pontianak, Mansyur, Kamis (17/3) di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, dalam kegiatan ini komidi D membagi tugas. Ada 11 anggota yang akan turun di dapil masing-masing serta nantinya akan menjadi masukan dan laporan.
Ketua Fraksi Golkar ini mengungkapkan bahwa seluruh pihak sekolah telah menyatakan siap dalam pelaksanaan UN, karena sekolah telah mengadakan bimbel, try out Musyawarah Kerja Kepala Sekolah(MKKS), dan try out dari Dinas Pendidikan Kota Pontianak.
“Jadi yang harus dipikirkan bagaimana sekolah mempersiapkan mental anak didiknya, jangan sampai anak didiknya terbebani dengan permasalahan yang kecil, dan ini harus diantisipasi oleh pihak sekolah sejak dari awal,” katanya.
“Kita berharap khususnya komisi D, Diknas dan sekolah melakukan persiapan mental anak dan saya berharap jangan gara-gara tidak membayar uang sekolah anak tidak bisa ikut UN,” ujarnya.
Ia sangat berharap persoalan ekonomi tidak menghambat anak untuk mengikuti UN, maka ia mengimbau kepada Dinas Pendidikan Kota Pontianak jika hal ini ditemukan maka ia meminta agar Dinas Pendidikan Kota Pontianak menggunakan dana BOS atau beasiswa untuk mengatasi hal tersebut, “Dan ini sudah diwanti-wanti agar hal tersebut tidak terjadi,” pungkasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
