Smart Taxi ini terdiri dari aplikasi pemesanan taksi, aplikasi mengambil pesanan taksi, aplikasi menampilkan peta navigasi taksi serta aplikasi monitoring pesanan dan posisi taksi juga penumpang. Saat ini aplikasi Smart Taxi ini hanya dapat dinikmati untuk smart phone BlackBerry yang telah terpasang perangkat penjejak posisi Global Positioning System (GPS).
"Kami menciptakan Smart Taxi dengan tujuan untuk memudahkan pemesanan taksi dan menghilangkan permasalahan-permasalahan umum yang ditemukan dalam sistem pemesanan taksi secara konvensional. Permasalahan tersebut antara lain: telepon yang tidak dijawab operator, sopir taksi yang salah jemput atau tidak datang sama sekali, dan tidak adanya informasi taksi yang akan datang menjemput. Semua masalah tersebut dapat ditekan bahkan disolusikan dengan menggunakan Smart Taxi," jelas Febiyan Rachman.
Cara penggunaan Smart Taxi sangatlah mudah. Cukup dengan mengaktifkan aplikasi Smart Taxi di BlackBerry, kemudian tunggu sejenak hingga terhubung dengan server Smart Taxi dan GPS mendeteksi lokasi anda. Selanjutnya klik menu ORDER. Pemesan bisa memasukkan alamat pemesanan secara opsional sebelum memesan. Setelah itu Anda akan menerima nomor taksi yang mengambil pesanan Anda, langsung di aplikasi Smart Taxi tersebut. Anda bisa mengkonfirmasi atau membatalkan pesanan taksi, selain itu posisi taksi pada peta juga bisa terlihat dengan menggunakan BlackBerry Maps.
Ide awal Smart Taxi digagas oleh Information Technology (IT) Directorate BINA NUSANTARA yang kemudian dikembangkan oleh Febiyan Rachman, Daniel Halim dan Iwan Wijaya dengan membuat suatu sistem pemesanan taksi dengan mobile phone. Dengan aplikasi ini taksi yang akan menerima data pesanan adalah taksi yang berada di lokasi terdekat saja.
Ketiga mahasiswa ini, melalui Smart Taxi, berhasil menjadi salah satu nominator Indonesia ICT Award 2010 (INAICTA) dalam kategori Mobile Application. Saat ini, aplikasi Smart Taxi dimodifikasi untuk tiga mobile platform sekaligus, yaitu BlackBerry, Nokia, dan Android. Pengembangan aplikasi Smart Taxi yang baru diharapkan dapat dinikmati oleh seluruh pengguna smart phone termasuk iPhone dan Windows Mobile.
Febiyan Rachman, Daniel Halim dan Iwan Wijaya berharap Smart Taxi ini dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang menggunakan taksi sebagai transportasi alternatif.
"Kami juga ingin mematenkan Smart Taxi atas nama kami bertiga untuk melindungi hak atas kekayaan intelektual yang kami miliki. Harapan kami adalah Smart Taxi bisa dipakai oleh perusahaan taksi di Indonesia. Kami juga berharap ada dukungan dari vendor software dan hardware untuk mendukung pengembangan Smart Taxi ke depannya," tambah Febiyan Rachman. (sumber wartawan indonesia)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
