You are here

Zulfadhli: Kami Akan Perjuangkan RUU Pendidikan Kedokteran dan Pendidikan Tinggi

Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga serta perpustakaan, Senin (11/4), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalbar.

Tim Komisi X ini dipimpin oleh H Mahyuddin, dengan sejumlah anggotanya. Diantaranya, H Asman Abnur, Rinto Subekti, Juhaini Ali, Venna Melinda, Jefirston K Riwu Kore, H Zulfadhli, Kahar Muzakir, HM Nasrudin, Asdy Narang, Rohmani, Raihan Iskandar, H Nasrullah, Reni Marlinawati, H Mahmud Yunus, H Dedi Wahidi, Jamal Mirdad, dan Jamal Aziz.

Kehadiran wakil rakyat dari Senayan itu diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kalbar, M Zeet Hamdi Assovie, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Alexius Akim, Kepala BKD Kalbar, Robertus Isdius, Asisten I Setda Kalbar, Kartius, Kepala Perpustakaan Daerah, Kuntjai serta Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Kolonel Inf. Toto Rinanto.

Kunjungan kerja Komisi X DPR RI itu bermaksud untuk menggali serta menyerap aspirasi daerah dari unsur pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk mendapatkan masukan berupa data-data faktual tentang pelaksanaan pembangunan dalam bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga dan perpustakaan.

Terkait dengan tugas dan fungsi Dewan dalam bidang legislasi, anggota Komisi X DPR RI, H Zulfadhli yang mewakili Ketua Komisi X DPR RI mengatakan, Komisi X DPR bersama Pemerintah Pusat telah menghasilkan beberapa paket Undang-undang. Yaitu, UU tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU tentang Guru dan Dosen, UU tentang Perpustakaan dan UU tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Saat ini, menurut Zulfadhli yang juga mantan Ketua DPRD Provini Kalbar ini bahwa pihaknya telah mengajukan dua rancangan undang-undang (RUU), yaitu RUU tentang Pendidikan Kedokteran dan RUU tentang Pendidikan Tinggi, yang telah disetujui sebagai usul DPR pada Rapat Paripurna DPR RI pada 7 April 2011.

“Program kerja legislasi untuk periode 2009-2014, Komisi X DPR akan mengajukan beberapa RUU terkait dengan bidang pendidikan, yaitu RUU tentang Perbukuan,” timpal Zulfadhli.

Sementara itu, Sekda Kalbar, M Zeet Hamdi Assovie, mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar menyambut baik kunker Komisi X DPR RI ke Provinsi Kalbar. Bahkan dirinya akan menyampaikan kepada para wakil rakyat dari Senayan itu terkait sejumlah persoalan yang terjadi di Kalbar sesuai dengan fungsi dan bidang kerja mereka. “Selamat datang Komisi X DPR di Kalbar. Akan banyak informasi di bidang pendidikan, budaya, olahraga dan perpustakaan yang akan kami sampaikan,” kata M Zeet Hamdi Assovie yang hadir mewakili Gubernur Kalbar, Cornelis.