You are here

RAPBD Kalbar Ketok Palu Januari 2010, Eksekutif Siap Ikut Lembur

RAPBD Provinsi Kalbar akhirnya dibahas dan diprediksi bisa ketok palu Januari 2010 menjadi APBD. 

 

RAPBD Provinsi Kalbar akhirnya dibahas dan diprediksi bisa ketok palu Januari 2010 menjadi APBD.

Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Minsen, Rabu (16/12) mengatakan, agenda Banmus menjadualkan sekitar 13 Januari tahun depan.

Pembahasan juga direncanakan setiap hari.“Kalau mampu sampai malam, kecuali hari libur,” tegas mantan Ketua DPRD DPRD Landak itu.

Ia juga menjelaskan, sekarang RAPBD sedang dibahas perkomisi dan Struktur Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Keterlambatan ini kata dia bukan meremehkan pusat, karena bukan  kesengajaan, namun dikarenakan penetapan pemimpin defenitif, serta pengaruh Peraturan Pemerintah yang menjadi petunjuk teknis UU 27 tahun 2009 belum ada.

“Padahal untuk mengesahkan alat kelengkapan dewan harus pimpinan defenitif, sehingga kekuatan hukum hanya dari surat edaran Mendagri,” kata Minsen. Karena itu, terkait sanksi, dia yakin pemerintah pusat bisa memahaminya.  

Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya yang dihubungi terpisah mengatakan jika di DPRD kerja malam maka eksekutif juga harus, kecuali kalau itu dibahas internal DPRD.

“Namun kalau bersama-sama ya kita siap 24 jam,” kata Christiandy. Kalau sampai terlambat maka harus dijelaskan ke pusat.Berdasarkan nota pengatar KUA-PPAS yang diserahkan 16 Desember, pengalokasian berdasarkan urusan wajib.


Pengalokasian Anggaran Berdasarkan Urusan Wajib (dalam Milliar:

1. Pendidikan: 54,808

2. Kesehatan : 101,211

3. Pekerjaan Umum : 194,328

4. Perencanaan Pembangunan : 14,555

5. Perhubungan : 26,127

6. Lingkungan Hidup : 3,724

7. Kependudukan dan Capil :2,300

8. Pemberdayaan Perempuan dan PA : 2,721

9. KB dan Kesra : 392,622

10. Sosial : 5,228

11. Ketenagakerjaan : 8,180

12. Koperasi dan UMKM : 4.900

13. Penanaman Modal : 5,525

14. Kebudayaan : 8,498

15. Kepemudaan dan Olahraga : 5,684

16. Kesbangpol Dalam Negeri : 13,577

17. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian :177,969

18. Ketahanan Pangan :8,588

19. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa : 1,073

20. Bidang Kearsipan : 949,157

21. Kominfo : 1,496

22.Perpustakaan:5,384

 

Pengalokasian RAPBD Berdasarkan Urusan Pilihan:

1. Pertanian : 59,448 Miliar

2. Kehutanan : 11,372 Miliar

3. ESDM : 4,721 Miliar

4. Pariwisata :1,891 Miliar

5. Kelautan dan Perikanan : 14,054 Miliar

6. Perdagangan : 8,031Miliar

7. Transmigrasi : 710,477 Juta


*) Sumber: Nota pengantar KUA PPAS RAPBD Provinsi Kalbar TA 2010.