Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan kayu belian dan besi penyanggah sampah pipa air mancur di Taman Alun-alun Kapuas dicuri maling.
“Sejak dua Minggu yang lalu, air mancur tersebut tidak bisa dilihat lagi karena sementara waktu diberhentikan. Karena kayu belian dan besi penyanggah sampah pipa air mancur dicuri orang,” kata Edi Rusdi Kamtono, di ruang kerjanya, Senin (11/4).
Edi menegaskan, sejauh ini pihaknya sedang menghitung berapa nilai kerugian atas pencurian tersebut. “Kalau air mancur dihidupkan maka sampah akan masuk karena akan tersedot dan ini bisa merusak pompanya,” timpal dia.
Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk membuat air mancur itu mencapai Rp 500 juta dan biaya itu diluar pembuatan taman. “Ke depan PU akan memasang CCTV yang akan diikat dengan beton agar lebih aman,” katanya.
Atas kejadian itu, Edi menegaskan pihaknya akan segera malakukan perbaikan dalam waktu dekat. Dirinya juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk menjaga semua aset yang ada di Taman Alun-alun Kapuas. ”Jangan merusak tata tanaman yang ada di kawasan tersebut. Selain itu PU juga akan membangun wc umum dengan pos jaga sehingga tidak ada lagi orang yang buang air kecil sembarangan. Pembangunan ini akan dikerjakan bulan depan,” tandasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
