You are here

Pelantikan Pejabat Esselon II, Wagub Ingatkan Soliditas Tim Kerja

Sebanyak tiga orang pejabat esselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dilantik, Jumat sore kemarin. Ketiga pejabat tersebut yakni Robert Nusanto sebagai Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kejasama (BPKPK), Yusri Zainuddin sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan F. Suwardi H sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Menengah (Dinkop UMKM).

Sebanyak tiga orang pejabat esselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dilantik, Jumat sore kemarin. Ketiga pejabat tersebut yakni Robert Nusanto sebagai Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kejasama (BPKPK), Yusri Zainuddin sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan F. Suwardi H sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Menengah (Dinkop UMKM).

Pelantikan dipimpin Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya. Dihadiri kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemprov Kalbar, serta perwakilan dari Polda dan Korem 121/ABW. Hadir pula Wakil Walikota Pontianak, Paryadi.

Dalam sambutannya, Wakil Gunernur Kalbar, Christiandy mengingatkan agar kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meningkatkan kinerja instansi yang dipimpin serta membentuk tim kerja yang solid.

“Kepala SKPD hendaknya meningkatkan kinerja instansi, keselarasan dan kerjasam kondusif sehingga dapat terbentuk suatu team work yang solid dalam menjalankan tugas mewujudkan visi misi organisasi,” kata Christiandy.

Ditambahkannya pembagian peran dibutuhkan dalam satu kesatuian koordinasi dan konsultasi yang solid. Sehingga persolan yang muncul dalam pelaksanaan tugas dapat diselesaikan dengan baik.

“Masing-masing pejabat structural dalam satu unit kerja harus dapat menyadari dan menghayati peran dan tanggungjawabnya masing-masing,” imbuh dia.

Dalam kesempatan tersebut dia juga mengingatkan kepada masing-masing pejabat baru. Kepada Kepala BPKPK dia mengingatkan untuk bertindak cepat dan cermat, berkoordinasi dengan intens dengan pemerintah pusat dan lintas sector. Terutama dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan dari segala aspek kehidupan di perbatasan.

“Dalam rangka mendukung menjadikan wilayah perbatasansebagai beranda negaran” imbuhnya.

Kepada Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dia mengingatkan agar menjadikan staf ahli lebih berperan. Baik itu dalam memberikan telaah, kajian dan pertimbangan membantu Gubernur merumuskan kebijakan di bidang pembangunan di Kalbar.

Untuk kepala Dinas Koperasi UMKM dia berharap dapat menyesuaikand iri dengan unit kerja baru. Dan menjaga serta mempertahankan integritas, loyalitas dan komitmen terhadap tugas dan tanggungjawab. Serta mendorong suatu cara kerja baru yang inovatif dalam merumuskan kebijakan dibidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Ketiga jabatan ini sebelumnya dipimpin Pelaksana Tugas. arena pejabat lama memasuki masa pensiun dan meninggal dunia. Masing-masing Plt yakni Ngatman pada BPKPK dan Kepala Dinkop UMKM dijabat Munir MD. Karena tidak dilantik menjadi pejabat tetap keduanya kembali pada jabatan semula yakni sebagai staf ahli Gubernur.