You are here

Pangdam: Teror Bom Tanggung Jawab Bersama

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura, Mayjend. TNI. Geerhan Lantara, menegaskan untuk mencegah teror bom yang kini kembali menguncang Tanah Air, diperlukan kepekaan dan kepedulian bersama untuk mencegah serta meminimalisir aksi teror bom.

Pangdam berharap, apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya masing-masing atau melihat ada warga asing yang tidak dikenal dengan gerak-gerik yang mencurigakan untuk segera melaporkannya kepada aparat desa atau kepolisian terdekat.

“Teror bom adalah tanggung jawab kita bersama, dan kita butuh kepekaan serta kepedulian bersama untuk mencegahnya,” kata Geerhan Lantara, di Grand Kartika Hotel, Senin (18/4).

Menurutnya, semua komponen masyarakat harus ikut terlibat dalam memerangi ancaman teror bom sehingga tidak terjadi di daerah di seantero Indonesia. Karena teror bom mempunyai dampak yang sangat luas bagi masyarakat.

“Masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam memerangi teror bom, ini sifat dasar kita, perlu komunikasi-komunikasi antarmasyarakat, kegotong royongan kita serta kepedulian masyarakat, dan kalau ini kita lakukan secara bersama-sama, maka situasi yang aman saat ini bisa terjaga dengan baik,” kata Pangdam.

Pangdam menegaskan, tugas menanggulangi permasalahan terorisme di Indonesia bukan semata-mata merupakan tanggung aparat keamanan semata, melainkan merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat secara bersama-sama. “Karena kita tidak tahu, kapan, di mana dan kepada siapa aksi teror akan dilakukan. Saya minta masyarakat harus ada kepekaan dan kepedulian bersama dalam menanggulanginya,” tandasnya.