Pangkalan TNI AU (Lanud) membuka kesempatan kepada pemuda Indonesia untuk menjadi perwira melalui Akademi Angkatan Udara (AAU). Kesempatan ini dibuka mulai 1 Maret hingga 20 Mei 2011. Tempat pendaftaran di Pangkalan TNI AU Supadio Pontianak, Jalan Adi Sucipto dan Mess Dirgantara di Jalan Imam Bonjol.
Komandan Lanud Supadio, melalui Kepala Dinas Personalia, Letkol. Adm. Tonelson Siburian, mengatakan bagi pemuda yang berkeinginan mendaftarkan diri sebagai perwira TNI AU, diharapkan bisa memenuhi sejumlah persyaratan. Diantaranya, Warga Negara Indonesia (WNI), pria, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada UUD 1945 serta bukan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI/Polri. Kemudian umur pada saat masuk pendidikan pada 1 Agustus 2011, minimal 17 tahun 9 bulan dan tidak lebih dari 22 tahun.
Persyaratan berikutnya, tambah dia, berkelakuan baik dan tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Kapolres setempat. Kemudian berbadan sehat (jasmani dan rohani), belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah dalam pendidikan Karbol dan lanjutannya serta sanggup melaksanakan ikatan dinas pertama selama 10 tahun, terhitung mulai saat dilantik menjadi perwira TNI dan bersedia ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah Indonesia.
Disamping syarat-syarat tersebut, kata dia, calon perwira yang hendak mendaftar juga harus memenuhi surat persetujuan dari orangtua, dan bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai atau karyawan swasta harus disertai dengan surat persetujuan dari kepala jawatan yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Karbol Akademi Angkatan Udara.
Syarat berikutnya, tinggi badan minimal 165 cm, tamatan SMA jurusan IPA dengan ketentuan DANEM/SKHUN tahun 2006, nilai rata-rata 6,5 dan tidak boleh ada nilai di bawah 4,26. Sedangkan tahun 2007, nilai rata-rata 6,5 dan tidak boleh ada nilai di bawah 6, dan tahun 2008, nilai rata-rata 6,5 dan tidak boleh ada nilai di bawah 6, serta tahun 2009, nilai rata-rata 6,5 akumulatif untuk 10 mata pelajaran terdiri dari 6 mata pelajaran UAN dan 4 mata pelajaran UAS, yaitu pendidikan agama, PKN, sejarah, dan teknik informatika adalah 7. Dari 10 mata pelajaran tersebut hanya diperbolehkan 1 mata pelajaran dengan nilai di bawah 6 dengan batas bawah 5,5.
“Semua calon perwira harus mengikuti dan lulus ujian atau pemeriksaan yang meliputi, administrasi, skrining POM, kesehatan umum calon prajurit TNI dan kesehatan jiwa, kemampuan jasmani (samapta ”A””B” renang dan postur/antropometrik, psikologi, penelitian personel dan akademis,” terang Tonelson Siburian, Senin (10/4).
Dia menambahkan, cara pendaftaran, yaitu calon datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan menyerahkan masing-masing fotocopy akta kelahiran, Surat Kenal Lahir yang telah dilegalisasi oleh pejabat berwenang, fotocopy KTP calon dan KTP orangtua atau wali yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang, pas foto hitam putih berukuran 4x6 sebanyak 2 lembar, fotocopy Ijazah SD, SMP, SMU, sederajat dan DANEM yang telah dilegalisir. Dan untuk Ijazah terakhir sesuai dengan persyaratan, sudah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 59 Tahun 2008.
”Bagi yang belum lulus sekolah agar melampirkan surat keterangan dari Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa pelamar masih duduk di kelas III ( tiga ) SMA/MAN, dan kesempatan ini diutamakan bagi pemuda daerah, khususnya pemuda dari Provinsi Kalimantan Barat,” tandasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
