Salah seorang masyarakat Tionghao Kalbar, Andreas Acui Simanjaya, mengatakan, dalam waktu dekat ini, ritual ziarah makam atau musim sembahyang kubur akan mulai dilaksanakan warga Tionghoa mulai tanggal 21 Maret ini.
Seiring dengan tibanya musim semi ritual sembahyang kubur, mohon kiranya dukungan masyarakat untuk mengkondisikan semua pihak, agar dapat menciptakan suasana yang nyaman untuk warga Tionghoa dalam menjalankan ritual kegiatan ini.
Selama ini, menurut Mantan Sekjend DPP MABT Kalbar, kegiatan yang seharusnya mengandung nilai kemanusiaan yang tinggi, jangan menjadi ajang berbagai hal yang tidak menyenangkan, mulai dari biaya parkir yang mencapai antara Rp. 15 - 30 ribu sampai penawaran jasa membersihkan makam dengan cara yang mengintimidasi dan menganggu khusuknya sebuah do’a keluarga untuk mendiang didepan pusaran orang tuannya.
“Saya harap, masyarakat agar tercipta kehidupan yang saling menghargai dan mendorong aparat bertindak pro aktif dalam mengantisipasi setiap agenda yang melibatkan orang banyak dalam wilayah Kalbar ini,” ungkapnya, Senin (15/3) saat ditemui di Pontianak.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
