You are here

Asuransi Memperkecil Resiko Kerja

Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, mengatakan program asuransi yang dicanangkan PT. Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja (Jamsostek) dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja merupakan sebuah jaminan program untuk para peserta yang pensiun dalam menjalankan tugasnya.

Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, mengatakan program asuransi yang dicanangkan PT. Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja (Jamsostek) dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja merupakan sebuah jaminan program untuk para peserta yang pensiun dalam menjalankan tugasnya.

“Setiap pekerjaan memiliki resiko, dan program asuransi untuk mengecilkan resiko dan mengamankan bagian dari resiko itu, makanya kita perlu adanya jaminan keselamatan kerja,” ungkap Christiandy Sanjaya saat membuka rapat evaluasi pelaksanaan program Jamsostek tahun 2009 dan Penyusunan Program 2010, di Hotel Mercure, Rabu (10/3).

Dikatakannya, dari data Jamsostek Kalbar tahun 2009, terget kepesertaan perusahaan dalam program Jamsostek adalah sebanyak 1.806 perusahaan, namun, target kepesertaan ini ternyata melampaui, dengan realisasi sebanyak 3.053 perusahaan atau sebesar 169 persen.

Sedangkan jumlah kepesertaan tenaga kerja ke dalam program Jamsostek yang ditargetkan sebanyak 59.109 tenaga kerja juga telah melampaui target dengan realisasi sebanyak 103.276 tenaga kerja atau mencapai target sebesar 175 persen.

Evaluasi pelaksanaan program Jamsostek pada sektor jasa konstruksi se Kalbar tahun 2008 baru mencapai 31.937 orang dan pada tahun 2009 meningkat menjadi 66.294 orang atau mengalami peningkatan sebesar 107 persen. Sedangkan kepesertaan perusahaan pada tahun 2008 sebanyak 1.524 perusahaan, dan pada tahun 2009 meningkat menjadi 2.769 perusahaan atau mengalami peningkatan sebesar 81, 7 persen.

Sejalan dengan itu, politis asal PDS yang bergabung dengan PDIP pada Pilkada langsung ini menyatakan berbagai program terobosan dari Jamsostek yang telah digulirkan dalam rangka memberikan jaminan kesejahteraan yang optimal kepada pekerja di sektor jasa konstruksi, diantaranya, dalam pemberian cicilan kredit perumahan, dan pemberian bea siswa kepada pelajar atau mahasiswa berprestasi dari keluarga pekerja peserta Jamsostek, maupun upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

”Program ini akan sangat bermanfaat, dan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Kalbar,” jelasnya.

Dijelaskan olehnya, hal ini tidak dipandang semata-mata karena kewajiban dari jamsostek yang berupaya menyisihkan laba dari iuran-iuran wajib yang telah diterima dari perusahaan, tapi hendaknya, ini sebagai bagian dari program yang harus berkelanjutan dalam rangka memberikan perlindungan kepada keluarga dari peserta Jamsostek.

”Saya harap, Jamsostek yang mendapat kepercayaan mengelola uang pekerja dapat berbenah diri dan melakukan reformasi, agar dapat mewujudkan visinya, menjadi lembaga yang terpercaya, dengan pelayanan prima sehingga dapat memberikan hak dan manfaat seoptimal mungkin,” harap Sanjaya.