Ditulis oleh Rizky Wahyuni    Selasa, 9 Februari 2010    PDF Cetak E-mail
Anggaran PU Capai Rp 202 M, Alokasi Terbesar untuk Jalan dan Jembatan

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 202 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010. Kepala Dinas PU Kalbar, Jakius Sinyor mengungkapkan alokasi terbesar dari anggaran tersebut untuk jalan dan jembatan.

“Jumlahnya mencapai 40 persen dari total anggaran. Kita utamakan untuk perbaikan jalan-jalan strategis dan jalan provinsi,” jelas Jakius.

Jakius mengungkapkan Rp 202 M anggaran PU di APBD 2010 yang ditetapkan 4 Februari lalu bertambah kurang lebih Rp 8 M dari plafon anggaran yang diajukan sebesar Rp 194 M. Jumlah tersebut bertambah karena adanya penambahan berdasarkan aspirasi dewan berkaitan dengan infrastruktur yang masuk ke dinas PU.

“Ada penambahan rata-rata sebesar 20 persen untuk perbaikan jalan dan jembatan, sumber daya air termasuk normalisasi sungai serta perumahan dan pemukiman,” tambah dia.

Sebenarnya dengan jumlah tersebeut dia mengakui masih belum mencukupi untuk infrastuktur di Kalbar. Dana diperlukan selama kurang lebih satu tahun anggaran dia mengungkapkan seharusnya mencapai Rp 500 miliar.

“Target kita bisa dapat Rp 500 miliar tapi anggaran kita terbatas harus dibagi-bagi,” kata Jakius.

Guna menutupi kekurangan anggaran dia mengatakan berusaha melalui dana pusat. Saat ini saja dana dekonsentrasi dari pusat untuk PU sebesar Rp 32 miliar. Dialokasikan untuk tata ruang dan perbaikan jalan jembatan.

Sedangkan untuk jalan-jalan menuju perbatasan berstatus jalan Negara melalui dana  APBN. Adapun jalan tersebut yakni Sambas-Aruk dan Putusibau-Badau.

Dia mengaku ada enam ruas jalan lagi yang akan diperjuangkan ke pusat. Yakni Jalan Ngabang-Selimbu, Bodok-Meliau, Kembayan-Balai, Balai Sebut-Sejangkang, Rawak-Nanga Taman dan Imam Bojol-Adi Sucipto di Kota Pontianak.

“Enam ruas jalan ini mau kita tawarkan ke pusat, mudah-mudahan dari APBN perubahan bisa dapat. Dananya mencapai Rp 150 miliar,” papar Jakius.

Untuk Jalan Trans Kalimantan sepanjang 33 kilometer di Ambawang dia memperkirakan tahun ini rampung. Sebab ini melalui anggaran multi years, berdasarkan perjanjian tahun 2010 ini semua akan teraspal.