You are here

Hari Ini Dua Kepala Dinas Dilantik

Formasi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar yang lowong lantaran Idwar Hanis sudah masuk masa pensiun, hari ini akan diisi pejabat baru. Bersama itu juga dilantik Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalbar yang baru pengganti Kamaruzzaman.

 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Provinsi Kalbar, Johanes Numsuan Madsun, di Pontianak, Rabu (4/8) menjelaskan, dua kepala dinas tersebut akan dilantik Kamis (5/8) hari ini oleh Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya di Balai Petitih kantor Gubernur.

Terkait Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Numsuan menjelaskan kalau posisi tersebut sangat diperlukan karena program yang urgen, salah satunya untuk meneruskan Visit Kalbar 2010. Selain itu administrasi di instansi tersebut sedikit terganggu.

Harapannya dengan diganti pejabat baru administrasi bisa lancar kembali. Untuk posisi Kamaruzaman sendiri sampai berita ini diturunkan belum tahu akan diposisikan dimana.

Numsuan juga membantah isu kalau akan digantinya sejumlah posisi kepala dinas. "Belum ada pergantian karena masih belum urgen dan semuanya juga masih dalam proses evaluasi," tukas Numsuan.


Sering Berpergian

Pekan lalu Ketua LPPNRI (Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia) Kalbar Mickael Andjioe sudah menyuarakan pergantian Kamaruzzaman. Sebab kata mantan Bupati Sanggau tersebut, LSM yang dipimpinnya telah menerima laporan kalau Kadis Budpar Kamaruzzaman sering bepergian ke luar daerah, bahkan berminggu-minggu. ”Yang mengadu tersebut justru pegawai kantornya sendiri,” ujar Mickael pekan lalu.

Mickael juga mempertanyakan, dari mana uang yang digunakan kepala dinas tersebut untuk berpergian. Hal tersebut menjadi keluhan pegawai kantor itu. Dan bukan rahasia umum lagi di kalangan pegawai setempat, atasannya sering bepergian ke luar daerah.

LPPNRI meminta kepada pejabat berwenang terutama Gubernur mengecek di lapangan. Bila terbukti, LPPNRI minta agar pejabat bersangkutan diganti saja.

Lebih jauh LPPNRI berharap kasus ini tidak menjadi virus yang menular ke lingkungan Pemda Provinsi Kalbar lainnya dalam rangka melayani kepentingan publik. ”Pemda hendaknya berbuat yang terbaik bagi masyarakat,” kata Mickael lagi.