You are here

Produksi Jagung Turun

Produksi jagung Kalbar berdasarkan angka tetap (atap) tahun 2010 sebesar 168.273 ton, mengalami penurunan sebesar 11,25 persen pada angka ramalan (aram) III tahun 2011menjadi 149,345 ton. Penurunan produksi disebabkan menurunnya luas panen pada aram III tahun 2011 sebesar 5,23 persen dibandingkan tahun 2010.

Kepala BPS Provinsi Kalbar Yomin Tofri, belum lama ini mengatakan, penurunan produksi dan luas panen diikuti dengan menurunnya produktivitas per hektar pada tahun 2011 dibandingkan tahun 2010 sebesar 6,34 persen, dari 37,38 kw/Ha menjadi 45,01 kw/Ha. Berdasarkan aram III tahun 2011 untuk produksi jagung, Kalbar memberikan kontribusi paling besar untuk wilayah Kalimantan jika dibandingkan Kalteng, Kalsel, maupun Kaltim.

“Pada tahun 2011 di Kalbar diperkirakan menghasilkan jagung 149.345 ton atau 56,07 persen, sementara Kalteng menghasilkan 8.643 ton atau 3,24 persen, Kalsel menghasilkan 100.056 ton atau 37,56 persen, dan Kaltim menghasilkan 8.327 ton atau 3,13 persen,” kata Yomin.

Berdasarkan aram III tahun 2011, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim diperkirakan mengalami penurunan produksi jagungnya. Kalbar mengalami penurunan produksi sebesar 7,51 persen, Kalsel turun 14,08 persen dan Kaltim turun sebesar 30,57 persen. Kata Yomin seluruh provinsi di Kalimantan mengalami penurunan pada luas panennya. Kalbar mengalami penurunan luas panen sebesar 5,23 persen, Kalteng sebesar 7,46 persen, Kalsel 13,43 persen dan Kaltim sebesar 28,21 persen.

Kabid pembinaan budidaya Assosiasi Agribisnis Perunggasan (AAP) Kalbar, Bambang Mulyantono mengatakan produksi jagung lokal tidak mampu mencukupi campuran pakan ternak di Kalbar. “Oleh karena itu para pengusaha ternak lebih memilih jagung dari Jawa yang harganya relatif lebih murah, akibatnya ongkos produksi serta harga ternak dan turunannya di Kalbar lebih mahal dibandingkan di pulau Jawa,” kata Bambang.


Berdasarkan panen, Produktivitas dan Produksi Jagung tahun 2006-2011 (tahun 2011:Aram III)

tahun    Luas Panen (Ha)    Produktivitas (Ku/Ha)    Produksi (Ton/GKG)

2006    38.271    35,74    136.782

2007    36.295    42,46    154.118

2008    42.834    42,35    181.407

2009    41.302    40,39    166.833

2010    45.014    37,38    168.273

2011    42.658    35,01    149.345