Sejak perayaan hari jadi Kota Pontianak ke-240, marak dilaksanakan pemilihan muda-mudi etnis yang ada di Kota Pontianak, seperti pemilihan Bujang Dara untuk Melayu dan Lanceng Praben untuk Madura yang telah dilaksanakan.
Dalam waktu dekat ini, melalui event Tiong Hoa Fair, juga akan digelar pemilihan muda-mudi etnis Tiong Hoa, yang akan menjadi aset pariwisata Kota Pontianak dalam mengembangkan kebudayaan.
Menanggapi hal ini, Walikota Pontianak Sutarmidji memberi lampu hijau kepada seluruh etnis di Kota Pontianak untuk melakukan pemilihan muda-mudinya. “Silahkan yang lain ikut melaksanakan, komunikasikan dengan Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” ujar Midji.
Sejauh ini, budaya di Kota Pontianak belum bisa menjadi wisata yang menarik. Utin Khadijah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pontianak mengakui, untuk kebudayaan masih belum bisa menjadi andalan wisata Kota Pontianak. Sejauh ini hanya melalui festival meriam karbit dan Tugu Khatulistiwa.
“Dengan pemilihan muda-mudi berbagai etnis ini kita harapkan nantinya mampu melakukan sebuah program kebudayaan. Mereka nantinya diharapkan mampu saling bergandeng tangan melakukan yang terbaik untuk kemajuan Kota Pontianak,” harapnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
