Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Mujahidin pada 18 November mendatang akan diberlakukan pembongkaran.
Walikota Pontianak, Sutarmidji, Jumat (11/11) pagi berharap masyarakat muslim Kota Pontianak dapat menyumbang untuk pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Kalbar.
Dana yang sudah ada sekitar Rp 50 miliar. Dana tersebut dari Pemerintah Provinsi, Oesman Sapta dan Pemerintah Kota. Untuk pembangunan fisik masjid memerlukan dana sekitar Rp 84 miliar. Belum lagi untuk penataan kawasan masjid, sehingga memerlukan dana hingga Rp 100 miliar.
“Jika dananya sudah tersedia semua, maka pembangunan masjid bisa ditargetkan 1,5 tahun sudah selesai pengerjaannya,” ujar Sutarmidji.
Ia mengatakan para donatur nantinya akan dikumpulkan, jika ingin menyumbang mereka dapat datang pada Jumat depan ke Masjid Mujahidin sekaligus salat Jumat bersama terakhir di masjid yang lama sebelum dibongkar. Dengan adanya pembangunan Masjid Mujahidin, diharapkan jamaah yang ada di Masjid Mujahidin akan semakin bertambah setiap tahunnya.
“Yang pasti kita akan upayakan 480 hari pembangunan masjid sudah selesai yang dimulai dari tanggal 18 November,” ungkap Sutarmidji.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
