Pembina Gudep Adi Wijaya-Dara Itam, Pangkalan SMPN 02 Mempawah Hilir, Munzirin, meminta pihak sekolah dan orangtua (Ortu) memberikan support kepada anak-anak mengikuti kegiatan kepramukaan.
“Sekolah dan orangtua wajib mendukung kegiatan Pramuka. Dukungan tersebut diperlukan karena pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan Indonesia yang terbukti mampu menjaga moral generasi muda dan kokohnya nasionalisme. Selain itu, Pramuka juga merupakan pendidikan non formal yang terintegral dalam sistem pendidikan nasional,” kata Munzirin, baru sukses membawa anak didiknya berhasil meraih juara umum pada Hut Gudep Ki Hajar Dewantara, pangkalan SMKN 01 Mempawah Hilir, berapa waktu lalu.
Selain itu, dirinya juga menilai setipa kepala sekolah tidak ada alasan bagi kepala sekolah untuk tidak menggiatkan kepramukaan di gudepnya dengan alasan minim pendanaan. Sebab kini telah ada nomenklatur pengalokasian dana, baik lewat bantuan operasional sekolah (BOS) maupun APBD.
“Kualitas kepramukaan di Kabupaten Pontianak sudah kembali kita rasakan. Bahkan saya memberikan apreasiasi kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, yang juga memberikan dukungan terhadap kegiatan pramuka yang dinilai tempat pendidikan krakter bagi para generasi muda,” katanya.
Bahkan Munzirin, menilai dengan berbagai kegiatan kepramukaan, seperti perkemahan akan mengembalikan lagi semangat dan kejayaan gerakan kepramukaan di Kabupaten Pontianak, terutama dalam pengembangan pendidikan karakter bangsa.
Saya juga salut dengan Kak Kwarcab, Rahmad Satria yang mensupport penuh setiap kegiatan kepramukaan. Untuk itu, kita meminta setiap sekolah dan orang tua juga memberikan dukungan anak-anaknya mengikuti kegiatan kepramukaan. Melalui pramuka banyak hal-hal positif yang bisa didapat. Seperti melatih jiwa kepemimpinan, organisasi, kebersamaan dan keterampilan,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
