You are here

Mahasiswa Miskin Terlantar di Malang

Keluhan mahasiswa tidak mampu asal Kabupaten Pontianak yang kuliah di Universitas Tri Bhuwana Tunggal Dewi Malang, mendapat perhatian serius Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak.

Komisi D berencana akan memanggil pihak Dinas Pendidikan (Disdik), guna mencari solusi terbaik, menyelesaikan permasalahan mahasiswa tersebut.

 “Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mencari kejelasan permasalahan yang dihadapi mahasiswa kita ini. Tapi bukan berarti kita mencari kesalahan, namun mencari solusi terbaik membantu permasalahan yang dihadapi para mahasiswa ini,” kata Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak, Herman AP.

Sedangkan menanggapi keluhan mahasiswa terhadap biaya kontrak dan hidup sehari-hari. Legislator Partai Golkar ini, menjelaskan, pihak akan berusaha memperjuangkan melalui anggaran daerah, sehingga apa yang dituntut para mahasiswa bisa tercapai.

“Semua perlu proses, namun untuk masalah pendidikan tetap akan kita perjuangan. Tapi kita juga perlu informasi jelas dari pihak dinas terkait proses pengiriman mahasiswa ini, maka kita akan memanggil pihak dinas,” katanya.