You are here

Kembalikan Kejayaan Sepakbola Kabupaten Pontianak

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pontianak menggelar Invitasi Sepakbola Antar Klub (ISAK) 2011. Kompetisi dimulai, Rabu (2/11), kemarin dan dibuka langsung Bupati Pontianak, Ria Norsan, di Lapangan Sepak Bola Opu Daeng Menambon Mempawah. Event ini diikuti 45  klub sepak bola.

Pada kesempatan tersebut, Ria Norsan menilai ISAK 2011 merupakan upaya meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Pontianak, khususnya cabang sepak bola. “Saya berharap pertandingan ini, bisa melahirkan bibit-bibit sepak bola handal Kabupaten Pontianak,” harapnya.

Sedangkan Ketua PSSI Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria, mengatakan kompetisi ISAK ini merupakan salah satu agenda rutin tiap tahun untuk membangkitkan semangat, dan gairah persepakbolaan di Kabupaten Pontianak ini.

“Sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan di Wajok Hilir, dan sekarang dipindahkan ke Mempawah, karena kita ingin mengembalikan kejayaan sepak bola Kabupaten Pontianak,” kata Rahmad Satria.

Lanjutnya lagi, Kompetisi ISAK yang dimeriahkan pertandingan eksebisi antara tim eksekutif melawan tim legislatif Kabupaten Pontianak, selain sebagai bentuk pembinaan terhadap klub-klub sepak bola di daerah ini. Juga sebagai wujud pembangunan SDM Kabupaten Pontianak yang berkualitas, terutama para generasi muda.

“Pembangunan tidak hanya infrastruktur, tapi pembangunan non infrastruktur harus diperhatikan juga. Salah satunya melalui pertandingan sepak bola ini, sehingga menumbuhkan jiwa yang postif kepada generasi muda. Dan jangan sanpai terjerumus terhadap hal-hal negatif seperti penggunakan narkoba dan pergaulan bebas,” katanya.

Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini, juga mengharapkan kompetisi ISAK ini,  lahirnya atlet sepak bola yang berkualitas, dan memterfokus pada skill keterampilan serta kemampuan yang andal. Yang pada akhirnya melahirkan bibit baru untuk mewakili daerah ini pada berbagai kompetisi sepak bola di tingkat provinsi dan lainnya.

 “Kompetisi ISAK 2011 ini, menggunakan sistem setengah kompetisi. Maka saya meminta seluruh klub dan atlet sepak bola, diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Jangan ada keributan maupun perkelahian yang dapat mencoreng citra dunia persepakbolaan. Untuk itu, kita mengharapkan dukungan dan peran serta semua pihak, untuk bersama-sama ikut serta dalam menyukseskan penyelenggaraan kompetisi ISAK 2011. Mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat,” katanya.