Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat, Senin (7/11), kemarin menyerahkan bantuan 115 kompor berbahan bakar minyak jenis bio kerosin kepada para pedagang kaki lima di Kecamatan Sungai Pinyuh.
Kompor tersebut secara simbolis diserahkan langsung Bupati Pontianak, Ria Norsan, di Gedung Serba Guna Sungai Pinyuh.
Penyerahan bantuan kompor bio kerosin juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalbar, Kepala Dinas Disperindagkoptamben Kabupaten Pontianak, Darwin, Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal.
“Kompor bio kerosin ini menggunakan jenis bahan bakar minyak hasil campuran antara minyak jelantah dan minyak tanah atau biofuel. Sehingga kedepannya, kita tidak lagi mengandalkan energi bersumber dari minyak atau fosil. Untuk itu, sangat perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai pemanfaatan energi baru,” kata Bupati Pontianak, Ria Norsan.
Untuk itu, Ria Norsan, mengharapkan kedepan kompor berbahan bakar minyak (BBM) bio kerosin tersebut diharapkan dapat diproduksi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga serta mengurangi penggunaan minyak tanah, apalagi dalam memanfaatkan BBM bio kerosin diperlukan kompor yang tidak jauh berbeda dengan kompor sumbu minyak tanah yang umum digunakan rumah tangga, sehingga mudah dipergunakan.
“Saya harap para pedagang, khususnya yang menjual makanan gorengan, bisa memanfaatkan kompor bio kerosin. Dan terpenting bisa meningkatkan pendapatan ekonomi para pedagang,” katanya.
Salah seorang pedagang, Ramli, mengucapkan terima kasih atas bantuan kompor bio kerosin tersebut. Karena minyak jelantah yang bisa tidak terpakai, bisa dimanfaatkan lagi. “Kita mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah ini. Kita akan memanfaatkan bantuan kompor dengan baik,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
