Seorang warga Sokan, Sumiati menjadi korban penjambretan di kota Nanga Pinoh. Akibatnya tas yang berisi uang sebesar Rp 34,8 juta raib dibawa penjambret saat korban akan pulang ke Sokan. Sumiati sendiri dijambret saat membeli minuman di salah satu toko di dekat SD Yos Sudarso, Rabu (9/11).
“Peristiwanya terjadi sekitar jam setengah sembilan pagi. Saat itu saya membeli minuman di depan SD Sudarso. Tiba-tiba ada orang yang menarik tas saya dan lari dengan menggunakan motor,” kata Sumiati saat melaporkan kasus tersebut ke Polsek Nanga Pinoh.
Dikatakannya, pelaku penjambretan sendiri sebanyak dua orang. Satu orang yang melakukan penjambretan, sedangkan satu pelaku lagi duduk diatas motor suzuki Thunder warna merah. Sumiati sendiri mengaku sama sekali tak mengenal wajah pelaku dan tak mencurigai mereka akan melakukan penjambretan.
“Mereka menggunakan helm besar dan memakai jaket hitam. Selain itu, mereka memakai masker hitam. Karena kejadiannya cepat sekali, saya hanya sempat berteriak saat tas saya diambil. Tak sempat melihat plat motornya,” katanya.
Dari penjambretan tersebut, pelaku berhasil mengambil tas selempang milik Sumiati yang berisi pakaian dan uang hasil penjualan emas sebesar Rp 34,8 juta. Penjualan emas ini sendiri dilakukan pada hari Kamis pekan lalu.
“Uang ini akan dibawa ke Sokan untuk keperluan keluarga. Saya bahkan sudah beli tiket bis untuk ke sana. Sebelum kejadian ini perasaan saya emang sudah tidak enak,” tutur Sumiati.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
