You are here

Tusep – Ahmad, Pasangan Pertama Daftar ke KPUD Melawi

Salah satu calon bupati Melawi, Tusep Eka Burang secara resmi mendaftarkan diri ke KPUD Melawi, Kemarin (11/2). Tusep yang berpasangan dengan Ahmad Jawahir datang ke KPU sekitar pukul 13.00 dengan didampingi sejumlah fungsionaris partai politik (parpol) pengusung pasangan tersebut.

Salah satu calon bupati Melawi, Tusep Eka Burang secara resmi mendaftarkan diri ke KPUD Melawi, Kemarin (11/2). Tusep yang berpasangan dengan Ahmad Jawahir datang ke KPU sekitar pukul 13.00 dengan didampingi sejumlah fungsionaris partai politik (parpol) pengusung pasangan tersebut.

Tusep diusung oleh sembilan partai, yaitu Partai Hanura, Partai Pelopor, Partai Merdeka, PIS, PPIB, PPRN, PKPI, PPPI dan PPD. Kedatangan pasangan ini langsung disambut oleh anggota KPUD Melawi di sekretariat penyelenggara pemilu.

“Hari ini (kemarin) kita telah menerima pendaftaran pasangan Tusep – Ahmad. Berkas pendaftaran ini akan kita tindaklanjuti,” ujar Christian Amon, Pokja Pencalonan KPUD Melawi.

Menurutnya, pasangan Tusep-Ahmad yang diusung oleh sembilan parpol dengan nama ‘Koalisi Perubahan’ merupakan pasangan cabup-cawabup yang pertama kali mendaftar ke KPUD Melawi. Sedangkan, untuk pasangan lainnya hingga saat ini belum diketahui kapan akan menyerahkan berkas persyaratan ke KPU.

“Namun sudah banyak yang datang untuk mengambil formulir pendaftaran. Kebanyakan ketua partai yang datang langsung mengambil formulir tersebut,” jelasnya.

Tusep Eka Burang  sebelumnya telah mengklaim dukungan  terhadap dirinya sudah mencapai 80 persen dari 130 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Melawi,  terutama di daerah pedalaman untuk tampil di pemilukada 19 Mei 2010.

“Saat ini sudah ada 130 desa yang menyatakan diri siap untuk mendukung saya,” bebernya.

Putra asli kelahiran Kabupaten Melawi ini menambahkan,  jika terpilih dan dipercaya memimpin nantinya, pihaknya juga akan terus melanjutkan program pembangunan 5 tahun yang telah dicanangkan bupati terdahulu, khususnya memfokuskan pembangunan diberbagai lintas sektor/bidang ekonomi dan infrastruktur.

“Jika saya diberikan amanah tersebut, saya akan lebih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Ketika ditanya program kerja yang akan diusung, pria ramah ini mengatakan, program kemasyarakatan maupun budaya juga menjadi prioritas utamanya dalam pembangunan masyarakat. Artinya, nilai-nilai budaya merupakan peninggalan para pendahulu harus tetap dijaga dan dilestarikan. Program dimaksud bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan di antara warga serta  membangun masyarakat terutama dalam meningkatkan SDM.