“Berdasarkan pleno yang kita lakukan pada hari Senin (8/3), hasil tes kesehatan yang dilakukan tim dokter di RSUD Soedarso terhadap keenam pasangan calon dinyatakan semua pasangan sehat,” ujar Pokja Pencalonan KPUD Melawi, Christian Amon, Rabu (10/3) kemarin.
“Berdasarkan pleno yang kita lakukan pada hari Senin (8/3), hasil tes kesehatan yang dilakukan tim dokter di RSUD Soedarso terhadap keenam pasangan calon dinyatakan semua pasangan sehat,” ujar Pokja Pencalonan KPUD Melawi, Christian Amon, Rabu (10/3) kemarin.
Kendati demikian, Amon mengatakan, hasil ini belum menentukan apakah pasangan calon tersebut akan bisa bertarung di pemilukada Kabupaten Melawi pada 19 Mei mendatang.Menurutnya, masih banyak persyaratan lainnya yang juga harus dipenuhi oleh seluruh kandidat pasangan calon tersebut. Sebelum memperoleh tiket sebagai kontestan yang akan bertarung untuk merebut kursi bupati dan wakil bupati ‘Kota Juang’.
“Tes kesehatan bukan penentu calon tersebut akan mengikuti pemilukada, namun masih banyak faktor lain yang merupakan bagian dari persyaratan yang juga harus dipenuhi oleh kandidat pasangan calon,” imbuhnya.
Selanjutnya, pada Rabu (17/3) mendatang, KPUD Melawi akan kembali melakukan rapat pleno untuk menentukan pasangan calon mana saja yang akan bertarung untuk memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati Melawi. Bila pasangan calon tersebut telah melengkapi seluruh persyaratan, maka akan diumumkan sebagai pasangan yang lolos pada tahapan ini.
“Setelah tahapan tersebut, maka akan dilakukan cabut undi untuk menentukan nomor urut pasangan calon bupati dan calon wakil bupati,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPUD Melawi Julita mengungkapkan, pleno yang digelar pada Rabu (17/3) mendatang, selain untuk menentukan siapa saja pasangan calon yang akan mengikuti pemilukada 19 Mei mendatang, juga untuk menyampaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Melawi.
“Saat ini masih terus dilakukan pemutakhiran data pemilih di 11 kecamatan. Perkiraan kita akan ada penambahan jumlah pemilih,” bebernya.
Pleno tersebut juga akan menjadi acuan sekretariat KPUD Melawi terkait pengadaan logistik pemilukada. Sebut saja, surat suara dan perlengkapan lainnya.
Kendati diprediksi bakal ada penambahan jumlah pemilih, Julita memastikan hal itu tidak akan merubah jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di seantero Kabupaten Melawi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
