Masih banyaknya warga Melawi yang belum menikmati aliran Listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Membuat Bupati Melawi, Firman Muntaco sangat berkomitmen kuat dalam mewujudkan Melawi Terang di masa pemerintahannya saat ini.
Tidak hanya Melawi terang saja, bersama rekan duetnya Panji, orang nomor satu dilingkungan pemkab Melaw itu juga memiliki komiitmen dalam mewujudkan Melawi lancar, melawi sehat, melawi cerdas serta melawi kuat. Meski secara perlahan, komitmen tersebut satu persatu mulai terbukti adanya.
Seperti halnya mewujudkan Melawi terang. Melaui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) sebagai leading sectornya, sejumlah program ketenagalistrikan seperti pembangunan jaringan listrik didesa-desa diluncurkan. Tak tanggung-tanggung, Mou dengan pihak PLN pun telah dilakukan belum lama ini, yang dihadiri langsung kepala wilayah PLN Sanggau, Arif Pramudya serta Wakil Bupati Melawi, Panji mewakili Bupati Melawi, Firman Muntaco yang berhalangan hadir.
“Pemkab Melawi sendiri sudah mulai melakukan berbagai program, agar listrik tak hanya dinikmati oleh segelintir masyarakat. Salah satu fokusnya melalui pembangunan jaringan listrik ke desa-desa yang belum mendapatkan pelayanan dari PLN. Tahun 2011 ini, ada empat desa yang beruntung mendapatkan bantuan proyek tersebut, yaitu Empat desa yang mendapat bantuan jaringan listrik diantaranya adalah Desa Baru, Desa Tanjung Sari, Desa Popay dan Desa Lokajaya. Sumber anggaran dari provinsi,” ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Melawi, Makarius Horong belum lama ini.
Hal senada juga dikatakan, Kepala Bidang Energi, Distamben Melawi, Hilarius Lagi, dari program kegiatan ketenagalistrikan yang telah dilakukan tersebut, sedikitnya ratusan warga yang telah memiliki jaringan listrik didesanya kita sudah bisa merasakan listrik. Tinggal menunggu proses pengajuan pemasangan meteran KWH ke PLN saja.
“Selain keempat desa tersebut ada juga penambahan jaringan dan travo di Desa Semadin lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh. Sekaligus pemasangan PJU dan JTR sepanjang 2.700 meter. Begitu pula di Desa Loka jaya, Kecamatan Tanah Pinoh, juga sudah dilakukan penambahan travo agar listrik disana tercukupi dayanya. Sehingga lampu milik warga tak lagi redup,” bebernya.
Ia juga menuturkan bahwa program ketenagalistrikan juga akan terus diupayakan pada tahun 2012 nanti.Terutama pemindahan tiang listrik untuk jalan dua jalur dari jembatan Nanga Pinoh sampai ke rumah dinas Ketua DPRD, Jalan Kota baru Km 3, Nanga Pinoh. Sepanjang kurang lebih empat kilometer.
“Tahun depan kita juga akan melakukan pemasangan Peneranga jalan umum (PJU) untuk dua jalur, pemasangan travo, pemasangan jaringan baru ke lokasi MTQ tingakat Provinsi serta pengadaan travo 400 KvA sebanyak 1 unit,” bebernya, ketika ditemui Borneo Tribune di ruangannya, Selasa (8/11).
Tidak hanya itu saja, kita juga akan membangun jaringan baru ketenagalistrikan untuk kantor Bupati yang baru, yang terletak di Jalan Kota Baru km 7, Nanga Pinoh. Serta pengadaan travo 400 KvA untuk PJU dan lampu taman kantor Bupati tersebut.
“Yang jelas target prioritas kita ialah bagaimana pelaksanaan MTQ tingkat provinsi Kalbar yang dipusatkan di Melawi dapat berjalan lancar dan sukses. Khususnya masalah listrik di arena kegiatan MTQ nanti, agar tercukupi dayanya. Sehingga tidak mengganggu kegiatan saat berlangsung,” katanya.
Sementara itu, Kontraktor pelaksana jaringan listrik, H Anam Sukmayadi, mengatakan dengan adaya penambahan jaringan listrik kedesa-desa yang menjadi sasaran, persoalan listrik dapat teratasi. Menurutnya, inilah salah satu upaya pemerintah Kabupaten Melawi, agar masyarakatnya bisa merasakan listrik untuk kebutuhan sehari-hari.
“Sebagai pihak pelaksana kegiatan proyek tersebut, saya berharap program ketenagalistrikan dapat terus berjalan. Mengingat masih banyak desa-desa lainnya yang belum juga tersentuh aliran listrik dari PLN. Seperti yang disampaikan kepala wilayah PLN Sanggau bahwa baru 36 persen rumah tangga saja yang baru bisa merasakan listrik dari PLN,” pungkas Haji Anam.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
