Menjelang Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke II Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Melawi masa bakti 2011-2015, tanggal 1-2 Nopember di Nanga Pinoh, Sejumlah kandidat mulai menggalang kekuatan. Salah satu kandidat yang diunggulkan ialah Muhammad Abdurahman atau biasa dipanggil Aab.
Tak tanggung-tanggung, wakil sekretaris MPC PP Melawi ini mendapat dukungan penuh dari enam pimpinan anak cabang (PAC) PP, masing-masing PAC PP Kecamatan Tanah Pinoh, Mat Adipun, PAC PP Menukung, Abang Yamin, PAC Kecamatan Sokan, Boyli Alamsyah, PAC PP Ella Hilir, Irsan Alamsah, PAC PP Kecamatan Belimbing serta PAC PP Kecamatan Sayan, Syaiful Bahri.
“Kami berharap pada Musyawarah Cabang ke II ini melahirkan pengurus yang punya visi ke depan, pengurus yang mampu mengemas organisasi ini menjadi kuat dan menjadikan organisasi mampu bersosialisasi dengan organisasi pemuda lainnya dalam membangun kebersamaan, kebersatuan, keamanan dan membangun dinamika pemuda. Beranjak dari harapan itulah, kami melihat sosok Aab yang paling tepat untuk menjadi nahkoda PP Melawi,” ungkap Ketua PAC Tanah Pinoh, Mat Adipun, ketika ditemui Borneo Tribune di Nanga Pinoh, Senin (31/10) didampingi lima ketua PAC lainnya.
Lebih lanjut Mat katakan bahwa, mengalirnya dukungan terhadap Aab dikarenakan sosok Aab yang sederhana dan mampu berkoordinasi dengan baik hingga ditingkat bawah. Tidak hanya itu, selama ini dirinya juga melihat bahwa Aab cukup konsen dalam membesarkan nama organisasi agar tetap eksis.
“Saudara Aab merupakan sosok yang sederhana, dan memiliki komitmen yang tinggi untuk membesarkan organisasi. Tidak hanya itu saja koordinasinya dengan pengurus ditingkat bawah juga terjalin dengan baik selama ini. Begitu pula ditingkat atas,” bebernya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua PAC PP Sokan, Boyli Alamsyah. Sosok Aab merupakan figur yang tepat dalam membawa perubahan yang lebih baik ditubuh organisasi PP Melawi.
Ia menerangakn bahwa Muscab ini sebagai langkah awal PP untuk back to zero ,serta evaluasi dan kaderisasi kepemimpinan, membangun kesamaan presepsi dan meningkatkan fungsi pemuda pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan.
“Untuk itulah dibutuhkan seorang pemimpin yang tegas, komitmen tinggi, energik, serta mampu merangkul semua pihak. Pada Muscab ini, diharapkan menjadi ajang konsolidasi dalam melakukan pembenahan organisasi kedepan. Sehingga keberadaan PP benar-benar dapat dirasakan ditengah mmasyarakat dan menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan,” pungkasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
