Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Melawi sudah siap mengecek hewan-hewan kurban yang akan dipotong saat hari raya Idul Adha mendatang.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan hewan-hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban Hal tersebut diungkapkan Kabid Peternakan Distankannak Melawi, Sudadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/11).
“Walau tenaga terbatas, rencananya besok kita akan turun ke lapangan. Nanti kita akan mengambil sampel darah hewan yang akan dikurban untuk dicek apakah sehat atau tidak,” katanya.
Dikatakan Sudadi, pengecekan akan dilakukan pada tempat pemotongan hewan, termasuk di mesjid-mesjid yang ada melakukan kurban. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengantisipasi adanya hewan yang dalam kondisi sakit.
“Ini juga untuk antisipasi hewan yang masuk dari luar Melawi. Nantinya dari kasi Kesehatan Hewan akan ambil sampel menggunakan alat yang sudah kita miliki,” tuturnya.
Program ini sendiri, kata Sudadi dilakukan rutin setiap tahunnya. Tidak adanya dokter hewan membuat proses pengecekan sedikit terhambat. Namun, bila nantinya memang ditemukan kasus hewan mengidap penyakit tertentu, pihaknya akan cepat melaporkan hal tersebut ke provinsi untuk mengirimkan tenaga dokter hewan ke Melawi.
“Sedangkan untuk hewan yang didatangkan dari luar Melawi biasanya akan ada surat pemberitahuan dari Balai Karantina Hewan di Provinsi. Namun hingga kini belum ada pemberitahuan adanya hewan kurban dari luar Kalbar,” katanya.
Para penjual hewan yang akan membawa hewan masuk ke Melawi, kata Sudadi diharuskan membuat surat terlebih dahulu ke Distankannak. Selain untuk pengawasan, pemberitahuan dari masyarakat diperlukan untuk mendata hewan ternak yang masuk dan keluar dari Melawi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
