Pemerintah Kabupaten Melawi sudah memiliki website resmi yang beralamat www.melawikab.go.id sejak beberapa tahun terakhir. Namun sayangnya, informasi di dalam website tersebut masih tertera data lama. Contohnya, mengenai profil Kabupaten Melawi tentang pimpinan pemerintahan Kabupaten Melawi sekarang.
Saat Borneo Tribune mengakses website tersebut, Minggu (27/3) pukul 13.00, didapat bahwa susunan pimpinan Pemerintah Melawi yang termuat dalam website masih yang lama. Dimana, nama Wakil Bupati Melawi saat ini yaitu Panji, S.Sos tidak ada tercantum. Tidak hanya itu saja, nama-nama para pejabat eselon II yang menjabat di setiap SKPD yang ada, masih data lama. Padahal, para pejabat eselon II ini sudah dilakukan perombakan oleh Bupati Melawi pada beberapa waktu lalu.
“Kita minta kepada Pemkab Melawi agar memperbaharui infomasi yang terakses di website resmi pemerintah. Karena bagaimanapun, informasi yang ada di dalam website tersebut sangat besar sekali manfaat ataupun kegunaan bagi masyarakat luas. Yang ingin mengetahui tentang kabupaten kita ini melalui dunia maya (internet, red),” pinta Joko, salah seorang warga Nanga Pinoh, kepada Borneo Tribune, baru-baru ini.
Menurutnya, dengan adanya website tersebut dapat dijadikan salah satu cara bagi daerah dalam mempromosikan segala potensi yang ada, melalui sebuah dukungan data ataupun infomasi yang valid serta actual di dalamnya.
“Kan mubazir namanya, kita punya website. Namun tidak dikelola dengan baik. Padahal, ini sangat membantu sekali bagi pemerintah daerah kita. Apalagi, jika ada investor yang ingin masuk untuk berinvesatsi. Tentu, data yang ada harus benar-benar valid dan mendukung,” katanya.
Pria ramah ini mengaku kerap membuka website tersebut untuk mengetahui infomasi terkini tentang Pemerintah Kabupaten Melawi. Terutama tentang arah kebijakan, kepala daerah saat ini. Yang tertuang dalam visi dan misi daerah. Tidak hanya itu saja, dalam website juga menyediakan tentang infomasi lainnya seperti perekonomian, iklim investasi, potensi daerah, akomodasi, layanan masyarakat dan lainnya.
“Zaman sekarang sudah canggih. Apalagi sudah ada dunia maya seperti ini. Tinggal diakses website yang dituju bisa langsung lihat. Namun kita kecewa, saat membuka website Pemkab Melawi tenyata masih banyak informasi yang sudah kadaluarsa alias sudah lama,” bebernya.
Ia menyarankan kepada pemerintah kabupaten untuk menggandeng sejumlah media massa lokal yang ada di Melawi untuk menyediakan kebutuhan infomasi di Melawi yang dapat diakses langsung ke dalam website tersebut.
“Lebih bagusnya lagi, kalau dalam website itu juga memuat berita-berita Melawi yang dirilis langsung oleh sejumlah media massa yang ada di Melawi. Baik itu yang sifatnya kritik ataupun saran. Itu semua demi kemajuan daerah kita agar dapat lebih dewasa dalam mengejar ketertinggalan pembangunan,” sarannya penuh harap.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
