Setelah sukses menggelar kegiatan Bina Cinta Alam bagi para generasi muda. Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBR) Seksi Pengelolan TNBBR wilayah I Nanga Pinoh kembali mengadakan kegiatan kemah kerja konservasi dan pendidikan lingkungan bagi anak sekolah yang diikuti sebanyak 30 pelajar SMA/SMK di Kota Nanga Pinoh.
Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 28-30 oktober itu, dipusatkan di Desa Belaban Ella, Kecamatan Menukung, yang merupakan salah satu desa yang masuk dalam kawasan TNBBR.
“Tujuan utama dari kegiatan ini ialah mengenalkan para generasi muda kita tentang Taman Nasional Bukit Baka, Bukit Raya itu sendiri. Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, skap dan keterampilan generasi muda tentang lingkungan hidup, perlindungan hutan dan konservasi alam. Sesuai tema yang dibuat yaitu Semangat generasi muda, semangat generasi sadar lingkungan,” ungkap Ketua Panitia, Zulfiadi kepada Borneo Tribune, belum lama ini.
Selain pengenalan TNBBBR, lanjut Zul para peserta juga diberikan beberapa materi kegiatan seperti, materi konservasi dan pendidikan lingkungan hidup, pengenalan Jungle survival, dasar-dasar Navigasi Darat serta kegiatan penanaman.
“Selain diskusi alam dan lingkungan, para peserta juga kita ajak untuk melihat langsung kawasan TNBBBR didaerah Belaban Ella ini. Disitu, mereka akan melakukan observasi terhadap flora maupun fauna yang ada di TNBBBR,” terangnya.
Pria ramah ini menjelaskan bahwa TNBBBR adalah salah satu kawasan pelestarian alam yang penunjukannya dukukuhkan melalui SK Menteri Kehutanan No 281/kpts-II/1992 pada tanggal 26 februari 1992. Memiliki luas 181.090 Ha, yang secara administratif berada di Provinsi Kalbar dan Kalteng.
“Luas kawasan taman nasional yang masuk ke dalam Provinsi Kalbar sebesar 700.500 Ha, sedangkan di Provinsi Kalteng sebesar 110.590 Ha.di Taman Nasional tersebut terdapat berbagai keragaman hayati, baik itu, ekosistem, flora maupun fauna. Selain wisata alamnya yang memukau, ditempat ini juga disuguhkan wisata budaya masyarakat setempatnya, yang masih memperhatankan nilai-nilai kearifan lokalnya,” beber Zul.
Sementara itu, Rendi salah seorang peserta mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih dirinya baru pertama kalinya melihat langsung Taman Nasional Bukit Bukit Baka, Bukit Raya.
“Kegiatan ini sungguh menyenangkan dan sangat menambah wawasan kami sebagai generasi muda. Khususnya untuk mengasah rasa kepedulian terhadap alam dan lingkungan didaerah kita agar tetap terjaga dengan baik kelestariannya. Saya juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berjalan,” harapnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
