Aleksander Kolarov masih sebal dengan kelakuan fans timnya sendiri, Lazio. Dia bahkan menyebut Laziale "sakit" karena malah sudah mendukung tim lawan di lapangan.
Akhir pekan lalu Lazio baru saja ditekuk Inter Milan dengan skor 0-2 di Olimpico. Hasil itu membuat Inter kembali ke puncak klasemen menggeser AS Roma --rival sekota Lazio-- sekaligus berada di posisi terdepan menuju Scudetto.
Yang unik, sepanjang pertandingan Lazio tak didukung oleh fansnya sendiri. Para pendukung mereka justru sepenuhnya berada di belakang Inter dan ikut bersorak saat pemain Nerazzurri menjebol gawang tim pujaannya sendiri.
Hal ini diakibatkan adanya sentimen tersendiri dari fans Lazio terhadap Roma sehingga tak mau mereka jadi juara. Namun, imbasnya bukan hanya Lazio yang dicurigai sudah mengalah, tapi mereka juga kehilangan poin penting dalam perjuangan bertahan di Seri A.
"Aku masih kecewa dengan apa yang terjadi. Dalam karirku, aku belum pernah melihat yang semacam itu. Bukannya mendukung dan menyemangati agar Lazio tetap aman, mayoritas dari 56 ribu penonton di Olimpico malah membanjiri kami dengan caci maki," keluh Kolarov di Football Italia.
"Aku tak bisa mendefinisikan kebencian anti-Roma ini. Dalam pandanganku, itu sudah melewati batas sportifitas olahraga, melebihi akal sehat dan kecerdasan. Mereka bukan lagi antuasias, tapi sudah 'sakit'," lanjut dia berapi-api.
Dengan sisa dua laga, Lazio kini hanya dua posisi di atas zona degradasi dengan keunggulan poin lima saja. Berikutnya mereka akan melawat ke markas Livorno sebelum menjamu Udinese di giornata terakhir. (dts)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
