Demikian pernyataan mengejutkan yang diutarakan Denilson. Diungkapkan pesepakbola asal Brasil itu, meski ban kapten melingkar di lengan Fabregas, gelandang asal Spanyol itu tak memiliki jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan The Gunners.
"Fabregas adalah kapten tapi dia bukan pemimpin. Itu sesuatu yang bersifat personal dan seorang pemimpin bisa saja masih berusia muda. Itu sesuatu yang mereka bawa sejak lahir," sahut Denilson seperti dikutip dari The Sun.
Cesc diserahi jabatan kapten yang sebelumnya dimiliki William Gallas. Bek asal Prancis itu diturunkan dari jabatannya setelah dianggap membocorkan rahasia ruang ganti dan menunjukkan sikap yang tak patut usai Arsenal menderita kekalahan.
"Kami kurang kepemimpinan dan kami butuh pemimpin untuk terus maju. Tak ada pemimpin (di Arsenal). Saya tak melihat pemain yang berperan sebagai pemimpin," lanjut gelandang 22 tahun itu.
Ditambahkan Denilson, skuad The Gunners saat ini dalam kondisi baik dengan komunikasi antarpemain berjalan lancar. Namun seorang pemimpin disebutnya tetap dibutuhkan.
"Di Arsenal, saat ini lebih merupakan tim yang kolektif, semua orang saling berbicara, tapi pemimpin tetap penting bagi sebuah tim," tuntas dia.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
