The Lily Whites akan mengunjungi Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (6/4/2011) dinihari untuk melakoni leg I babak delapan besar.
Dilihat dari sisi mana pun, Spurs memang berada di bawah kelas Madrid. Maka dari itu tak heran jika pasukan Jose Mourinho ini jauh lebih diunggulkan untuk lolos ke babak berikutnya.
Baik Spurs maupun Madrid sama-sama memiliki masalah menjelang duel penting ini. Los Blancos baru saja menderita pukulan telak usai dikalahkan Sporting Gijon yang membuat kans menjuarai Liga Spanyol mendekati mustahil. Belum lagi sejumlah pemain kuncinya mengalami cedera.
Di lain kubu performa Spurs di Premier League masih angin-anginan. Gareth Bale cs gagal mencetak gol dalam 270 menit pertandingannya. Sudah tiga laga terakhirnya Spurs gagal mencetak satu gol pun dan kini tengah berjuang supaya dapat finis di zona Liga Champions di akhir musim.
Redknapp ingin skuadnya menikmati pertandingan ini karena belum tentu musim depan Spurs sangguh berlaga di Liga Champions kembali. Namun ia mengingatkan supaya timnya tampil all out agar tidak kecewa.
"Pertandingan-pertandingan seperti ini tidak datang amat sering. Jadi kami harus tampil semaksimal mungkin," sahut sang manajer di The Sun.
Kemenangan memang sesuatu hal yang amat sulit diraih Spurs. Namun jika sanggup mencuri gol, setidaknya akan tetap membuka peluang mereka untuk lolos karena leg kedua akan digelar di White Hart Lane.
Jelas ditilik dari sejarah dan komposisi skuad, Madrid dengan lawannya itu bak langit dan bumi. Namun bukan berarti Los Merengues bisa meremehkan kekuatan The Lilywhites, karena pasukan Harry Redknapp itu sudah membuktikan statusnya sebagai kuda hitam di kompetisi ini, dengan menyingkirkan AC Milan di fase sebelumnya.
Apalagi Madrid punya rekor buruk saat bertemu wakil Inggris pada empat laga terakhirnya di Liga Champions. Di babak 16 besar musim 2006, mereka takluk dengan agregat total 0-1 dari Arsenal serta tiga musim setelahnya giliran Liverpool yang mengalahkan dengan agregat 5-0.
Artinya Madrid tak bisa mengalahkan klub-klub di Premiership di kandang sendiri dalam kurun waktu tersebut. Sebuah sinyalemen tentunya bagi pasukan Jose Mourinho karena mereka punya mengalahkan Milan 1-0 di San Siro.
Berikut data dan fakta seputar laga nanti, sebagaimana diwartakan oleh Reuters.
* Real untuk pertama kalinya mencapai perempatfinal setelah sejak 2004 selalu kandas di perdelapanfinal. Semifinal terakhir mereka adalah pada tahun 2004.
* Real tidak bisa mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir klub dengan klub inggris dan tak pernah dari lima laga terakhirnya. Mereka kalah dua kali di kandang dari Liverpool (2009) dan Arsenal (2006) dengan skor sama 1-0.
* Tidak ada pemain Real yang mencetak gol saat melawan Tottenham. Kemenangan 1-0 atas Spurs di perempatfinal Piala UEFA 1985 karena gol bunuh diri Steve Perryman.
* Satu-satunya kemenangan tandang Spurs di Liga Champions adalah saat mengalahkan AC Milan 1-0 di fase 16 besar kemarin. Mereka hanya memenangi dua dari sembilan laga tandang terakhir di kompetisi Eropa.
* Spurs tidak bisa memenangi tujuh laga terakhir mereka melawan klub-klub Spanyol dan kemenangan terakhir diraih pada final Piala Winners musim 1963, yaitu dengan skor 5-1 atas Atletico Madrid.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
