Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ngabang bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Landak menggelar penyuluhan tentang bahaya obat-obat terlarang Narkoba, Nafza dan Sexual atau sex bebas yang mengancam terjangkitnya virus HIV- AID kepada remaja.
Bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 83 di SMP Negeri 2 Ngabang juga menggelar penyuluhan tentang bahaya Narkoba, Nafza dan HIV –AID bagi remaja, Pusat Informasi dan Konseling (PIK Remaja) mengisi waktu memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP 2 Ngabang membekali calon pemuda agar terhindar dari Narkoba, HIV dan AID.
Demikian ditegaskan Kasub Bid Kesehatan Reproduksi Remaja dari Badan PP-KB Kabupaten Landak Suswanti kepada wartawan usai mendampingi PIK Remaja MAN memberikan penyuluhan di SMP 2 Ngabang Jumat (28/10), pekan lalu.
Dikatankan Suswanti, PIK Remaja yang dibentuk oleh Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kabupaten Landak di Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak tidak hanya melakukan program penyuluhan Keluarga Berencana saja, tetapi banyak sekali program yang dilakukan diantaranya Pembinaan Remaja.
“Pembinaan remaja ini kita bentuk Pusat Informasi dan konseling (PIK) yang sudah dibentuk di 13 Kecamatan se-Kabupaten Landak, ini merupakan tindak lanjut kegiatan yang berkesinambungan menindaklanjuti kegiatan yang telah kita lakukan pada bulan Juli lalu,” katanya.
Salah satu sekolah yang menerima pelatihan itu adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ngabang. Mereka yang telah dilatih mengembangkan dirinya dengan memberikan informasi edukasi kepada para remaja sehingga mereka yang sudah dilatih semakin berkembang kemudian semakin paham dan semakin berkreasi untuk mensosialisasi dan menyebarluaskan materi kepada teman-teman remaja sesama remaja.
Materi yang disampaikan tadinya adalah materi yang didapat mereka pada saat pelatihan sebelumnya. Mereka ada 8 orang dari Aliyah Negeri Ngabang yang turun ke sekolah-sekolah kesempatan ini merupakan kegiatan perdana yang mereka lakukan keluar dari PIK Remaja, turun ke sekolah-sekolah memberikan materi yang mereka dapat sebelumnya mereka sudah dibentuk dan sudah terlatih dan turun ke sekolah-sekolah memberikan materi dasar” Trias PR” namanya atau “Tiga dasar dasar materi Reproduksi Remaja” , materinya antara lain: “Sexual, Nafza dan Pendewasaan usia perkawinan juga life skill”.
Mereka inilah meneruskan atau memberikan pemahaman kepada adik-adiknya di SMP 2 Ngabang yang merupakan generasi di masa yang akan datang. Karena di usia remaja ini mereka sedang mencari pengakuan jati dirinya dan rentan sekali mudah dimasuki hal-hal yang negatif.
“Diharapkan seluruh pemuda remaja se-Kabupaten Landak, bisa seperti ini. Tetapi ini merupakan agenda yang pertama kali mereka sudah berhasil untuk melakukan kegiatan itulah tujuannya mereka menyebarluaskan kembali ilmu yang didapatkan sekolah Madrasah Aliyah Negeri Ngabang,” jelas Suswanti. (Amat Dasa/Freelancer)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
