Mandegnya pengerjaan jembatan rangka baja di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar mendapat respon dari Bupati Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot. Bupati membantah jika Pemerintah tidak menangani pengerjaan jembatan tersebut.
Mandegnya pengerjaan jembatan rangka baja di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar mendapat respon dari Bupati Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot. Bupati membantah jika Pemerintah tidak menangani pengerjaan jembatan tersebut.
“Jadi bukannya kita tidak menangani kelanjutan pengerjaan jembatan tersebut. Yang kita bangun dulu memang abusment dari jembatan tersebut dan pembangunannya juga sudah selesai dikerjakan,” ujar Bupati yang ditemui Senin, (22/3) di gedung DPRD Landak.
Menurut Bupati, Pemkab Landak hanya melakukan pembangunan abusment dari jembatan tersebut. Pembangunannyapun sudah sesuai dengan anggaran yang ada. “Didalam kontrak kita hanya mengerjakan ambusmentnya saja. Nah, ditahun ini dalam APBD kita tahun 2010 kita anggarkan Rp. 7 miliar untuk pembelian rangka bajanya. Jadi bukan kita minta ke pusat rangka baja itu. Sebab kalau kita minta ke pusat, 2 atau 3 tahun lagi belum tentu ada,” kata Bupati. Ia menambahkan, pembelian rangka baja itupun sudah sesuai dengan kebijakannya. “Lain halnya dengan jembatan rangka baja di Kecamatan Kuala Behe. Rangka bajanya merupakan bantuan dari Pusat. Sedangkan untuk jembatan Serimbu, rangkanya kita beli sendiri melalui APB D 2010,” jelasnya.
Dikatakan peraih Borneo Tribune Award ini, kelanjutan pengerjaan pembangunan jembatan rangka baja di Serimbu ini akan dimulai pada tahun 2011 mendatang. Sebab untuk tahun ini Pemkab Landak hanya membeli rangka bajanya. “Rangka baja yang akan kita beli itu merupakan buatan dalam negeri yakni Cilegon. Kualitas kerangka baja yang dimiliki Cilegon merupakan kualitas standar atau kualitas internasional,” paparnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
