You are here

Pemkab Landak Optimis Pengembangan Albasia

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) tetap berpikir positif atas usahanya untuk mengajak masyarakat supaya membudidayakan tanaman sengon (Albasia).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) tetap berpikir positif atas usahanya untuk mengajak masyarakat supaya membudidayakan tanaman sengon (Albasia).

Hal itu dikemukakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbunhut Landak Vinsensius yang ditemui belum lama ini di kantornya. “Kita tetap berpikir positif untuk berusaha agar masyarakat Landak bisa membudidayakan tanaman sengon. Apalagi saat ini sudah ada pabrik pengolahannya. Tanaman sengon inipun merupakan salah satu untuk pengembangan perekonomian kerakyatan,” ujarnya.

Menurut Vinsen, disamping tanaman Sengon bisa digunakan untuk penghijauan, juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Hasil kayu Sengon ini bisa dijadakan bahan baku triplek, furniture dan bahan-bahan rumah lainnya. “Di Landak struktur tanahnya sangat cocok untuk tanaman Sengon, bahkan tidak perlu dipupuk. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian dari para pakar,” katanya.

Dilain pihak, kata Vinsen, Sengon juga memiliki nilai ekonomis, karena bisa dijual pada diameter tertentu yang dimulai dari 20 cm ke atas. Hasil Sengon ini bisa saja dijual ke pabrik pengolahan yang sudah ada di Landak. “Pengembangan kayu Sengon di Landak memang sangat besar. Lagipula tanaman ini sangat sederhana dan tidak cerewet. Dengan adanya peluang pengembangan, masyarakat tetap mempunyai pemikiran untuk menambah pendapatan masyarakat. Jadi saya yakin pengembangan Sengon di Landak akan berhasil,” ucapnya optimis.