You are here

MUI Kecewa RM dan Warkop Tak Pasang Tirai

Imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Landak kepada para pengusaha Rumah Makan (RM) dan warung kopi (warkop) supaya memasang tabir ditempat usahanya selama Ramadan, ternyata hanya sebagian kecil saja yang melakukannya.

Imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Landak kepada para pengusaha Rumah Makan (RM) dan warung kopi (warkop) supaya memasang tabir ditempat usahanya selama Ramadan, ternyata hanya sebagian kecil saja yang melakukannya.

Selebihnya, banyak pengusaha RM dan warung kopi tidak mengindahkan imbauan itu, masih ada RM dan warkop yang tidak memasang tirai. Ironisnya, pemilik RM dan warkop tersebut beragama Islam. Hal ini jelas sangat mengecewakan ketua MUI Landak Ustazd Ahmad Fauzi.

“Saya kecewa dengan sikap para pengusaha RM dan warkop yang tidak mau memasang tirai ditempat usahanya selama bulan suci Ramadan. Padahal kita sudah memberikan himbauan kepada mereka supaya memasang tirai ditempat usahanya,” ujar Fauzi yang menghubungi Borneo Tribune, Selasa (25/8) via seluler.

Dikakatannya, tindakan yang diambil para pengusaha RM dan warkop yang tidak memasang tirai itu jelas sangat mengganggu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Para pengusaha tersebut seolah-olah tidak mau perduli dengan orang yang menjalankan ibadah puasa.

“Di dalam pikiran mereka hanya berusaha saja, tanpa memandang bulan puasa. Apa sih susahnya memasang tirai? Apalagi pemilik RM dan warkop yang tidak memasang tirai ada juga yang beragama Islam. Jelas ini sangat mengecewakan kita,” katanya.