You are here

KPUD Landak Persiapkan Diri Jelang Pemilukada

Meskipun Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Landak akan digelar 2011 mendatang, namun lembaga penyelenggara Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai melakukan persiapan serta pembenahan di internal.

Meskipun Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Landak akan digelar 2011 mendatang, namun lembaga penyelenggara Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai melakukan persiapan serta pembenahan di internal.

Menurut Ketua KPUD Landak Sudianto untuk mempersiapkan diri dalam rangka Pemilukada Landak 2011 mendatang, KPUD Landak akan melakukan study banding dan monitoring ke beberapa daerah yang melaksanakan Pemilukada. “Jadwal study banding dan monitoring itu sudah kita rancang akan dilaksanakan Februari dan Maret. Namun sebelumnya besok (hari ini,red) kita akan adakan pembekalan terhadap tim yang akan berkunjung ke Kabupaten yang melaksanakan Pemilukada,” ujar Sudianto yang ditemui Kamis (4/2) di Kantor Bupati Landak.

Diharapkan Sudianto, dengan adanya pembekalan tersebut, persiapan Pemilukada Landak 2011 mendatang harus lebih siap. “Sebab dengan perkembangan-perkembangan, baik peraturan maupun situasi politik di masing-masing daerah yang melaksanakan Pemilukada menjadi masukan bagi pelaksanaan Pemilukada Landak,” katanya.

Ditanya bagaimana hasil Pemilu 2009 lalu di Landak, ia mengatakan beberapa hal yang menyangkut tahapan Pemilu 2009 lalu tidak ada masalah ditingkat KPUD Landak. Kemudian, persoalan-persoalan yang nantinya harus dicermati seperti pendataan pemilih haruslah diperhatikan.

“Pendataan penduduk ini memang merupakan persoalan yang tidak habis-habisnya. Untuk ke depan, permasalahan pendataan penduduk ini harus ada kerjasama yang baik dari Dinas Nakerduk dengan pihak KPUD Landak. Sehingga pendataan penduduk ini bisa selaras dengan pendataan-pendataan yang nantinya akan kita tetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan selanjutnya akan kita tetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ungkapnya.

Ia menambahkan, pendataan pemilih ini harus ada singkronisasi dari tingkat paling bawah. Sebab yang mengolah data pemilih ini juga melibatkan Desa sampai ke Dusun.