Perkembangan dunia perbankan di Kabupaten Landak semakin maju. Perkembangan tersebut setelah hadirnya dua Bank di Landak yakni Bank Kalbar dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Tidak hanya kedua Bank itu saja, kehadiran Credit Union (CU) di Landak juga semakin menggairahkan usaha didunia perbankan tersebut. Bahkan kehadiran CU inipun melebihi jumlah Bank yang ada di Landak.Namun demikian dengan kehadiran CU tersebut, pihak Bank tidak merasa tersaingi, meskipun CU memberikan berbagai macam kemudahan dan keuntungan berlebih yang diberikan kepada para nasabah.
Menurut Kepala Bank Kalbar Cabang Ngabang Mursalin mengakui bahwa pihaknya merasa tidak tersaingi dengan kehadiran CU di Landak ini. ”Saya rasa kami tidak tersaingi dengan kehadiran CU tersebut. Bahkan, kami menganggap bahwa CU yang ada sekarang ini merupakan partner kami,” ujar Mursalin yang ditemui pekan lalu di kantornya.
Dijelaskan Mursalin, CU yang ada sekarang ini memang berbentuk koperasi. Sedangkan Bank, tentu harus mengikuti peraturan di Bank. ”Nah, disitulah bedanya. Dengan demikian jika peraturan di Bank, tentu harus mengacu pada peraturan perbankan, seperti pinjaman dan lain sebagainya,” katanya.
Berbicara soal pinjaman di Bank, ia membantah bahwa selama ini pihak Bank Kalbar terlalu memberikan kemudahan kepada nasabah yang akan mengajukan pinjaman. Bahkan, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang gajinya minus, dengan mudah pihak Bank meminjamkan uang.
”Waduh, itu salah besar. Kita harus lihat dulu apa manfaat dari pinjaman tersebut secara umum. Saat ini nasabah yang mengambil kredit ini, yang tadinya tidak ada rumah sekarang punya rumah. Kalau dia mau nabung terus dari hasil gajinya untuk bikin rumah, bila mau punya rumah. Apalagi dari tahun ke tahun harga tanah dan bangunan semakin naik,” jelas Mursalin.
Selain mempunyai rumah, lanjutnya, banyak juga nasabah yang mengajukan peminjaman saat ini sudah memiliki warung, peternak ikan, peternak ayam dan usaha lainnya. ”Itulah manfaatnya,” ucapnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
