You are here

LAIN-LAIN

baca besok

Kota Pontianak dahulu terkenal dengan parit-parit sebagai drainase pengatur debit air. Namun kini keberadaan parit terkesan kurang diperhatikan sehingga bahaya banjir dan genangan air mengancam tatkala musim hujan datang. Bagaimana riwayat parit di Kota Pontianak? Baca besok di  Borneo Tribune.

Rumah Tua di Tepi Kapuas

Wahyudin. Hari itu, sekitar satu bulan lalu, dia muncul di depan ruang Malay Corner (MC). Semula saya kira dia mahasiswa STAIN Pontianak. Semula saya kira dia salah alamat – tujuannya ke perpustakaan, tapi, masuknya ke ruang MC.

Selanjutnya...

20 Menit Bersama Ustad Nur Maulana

Ustad kondang Nur Maulana memeriahkan peresmian peletakan batu pertama Masjid Agung Pontianak, Jumat (18/11) siang kemarin. Waktu yang hanya 20 menit itupun terasa bermakna, karena tausiah yang diberikan telah memberikan semangat para jamaah.

Selanjutnya...

-- Kantor Rasau CU KB Diresmikan

Credit Union Khatulistiwa Bakti (CUKB), hari ini akan meresmikan kantor pelayanan (KP) Rasau Jaya yang baru di Jalan Sultan Agung Nomor 40 Rasau Jaya, Kubu Raya.

Selanjutnya...

BACA BESOK

Dalam perayaan Sea Games ke-26 Kalbar hanya mampu menyumbang 2 atlet, ini menandakan kemerosotan karena sebelumnya mampu menyumbang 6-8 atlet. Ditambah lagi, atlet-atlet yang berprestasi kini hanya dapat berpangku tangan, seperti tidak ada perhatian. Di mana kepedulian pemerintah tentang keberhasilan mereka dan kemerosotan ini?

 

Halaman 2 dari 582