You are here

RSBI Harus Bisa

Untuk bisa mengukur sejauhmana keberhasilan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), paling tidak sudah ada lulusan yang sudah terukur kualitas siswanya.

"Namun kondisi selama ini kita baru menerima murid untuk kelas Internasional mencapai kelas 2 saja. Selain kita menggunakan kurikulum KTSP, ada beberapa mata pelajaran kita gunakan kurikulum yang sudah dibakukan untuk siswa RSBI," jelas Kepala SDN 09 Sungai Raya, Suparman.

Pada penerapan kurikulum di RSBI SDN 09 Sungai Raya, selain dituntut harus menggunakan kurikulum RSBI yang sudah ada standarisasinya dari Pemerintah Pusat, kurikulum lokal yang digunakan sekarang (KTSP) juga diterapkan.

"Seperti matematika ada dua paket, yang satunya menggunakan kurikulum KTSP, dan paket satunya lagi menggunakan kurikulum RSBI pengantar pembelajarannya menggunakan bahasa Inggris. Begitu juga dengan mata pelajaran Sains yang dipelajari dengan dua kurikulum berbeda," terang Suparman.

Ada tiga rencana program unggulan yang dicanangkan oleh SDN 09, yakni; Generasi yang Cerdas, dimaksudkan untuk mengharkan anak mampu menguasai dan mengembangkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan harapan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat merespon perubahan, cerdas dalam menagkap dan memanfaatkan peluang, cerdas dalam menghadapi persaingan serta memecahkan setiap problem dalam kehidupan. Ini merupakan harapan ideal jangka pendek siswa dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan mudah dan baik dan dapat mempertahankan prestasinya.

Program kedua, generasi terampil; fokus dari program ini adalah dua keterampilan pokok sesuai dengan sumber daya yang ada di sekolah dan tuntutan perkembangan, yaitu keterampilan dibidang teknologi informasi (khususnya dibidang komputer) dan keterampilan berbahasa (khususnya bahasa Inggris).

Terakhir, generasi yang shaleh; program ini dimaksudkanuntuk mewujudkan anak didik yang memiliki iman, beribadah dengan benar dan taat serta berakhlak mulia. Kecerdasan bersifat spriritual ini akan memberi pengaruh pada kepribadian seseorang yang tabah dan ulet sebagai pondasi dasar dalam menggapai kesuksesan dunia akhirat.

Ketiga komponen unggulan dipandang sangat mendasar dalam rangka menghantarkan anak didi agar mampu menyambut era global yang akan dihadapinya kelak.