You are here

Peralatan Minim Target E-KTP Sulit Dicapai

Minimnya peralatan pembuatan Elektronik KTP di beberapa kecamatan yang ada di Kubu Raya membuat target yang diharapkan sulit tercapai.

Plt Bupati Kubu Raya, DR. Andreas Muhrotien mengatakan jika peralatan pembuatan E-KTP sukar mencapai target jika dukungan peralatan tak berimbang dengan kondisi yang ada di lapangan.

“Jika peralatan masih seperti ini, tidak lengkap semua, kemungkinan untuk mencapai target sepertinya sedikit sulit. Meskipun setiap kecamatan sudah bekerja keras,” kata Andreas.

Menurut Andreas jika peralatan yang diberikan oleh pemerintah pusat sampai saat ini masih belum bisa mengimbangi target hingga Desember mendatang. Jika ingin ingin target yang diharapkan dapat tercapai, pemerintah pusat harus segera mengirimkan alat tambahan, karena antusias masyarakat yang ada di Kubu Raya cukup tinggi.

“Kita berharap adanya penambahan alat dari pemerintah pusat agar target yang direncakan dapat segera selesai tepat pada waktunya,” ucap Andreas.

Andreas menjelaskan jika sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah sudah cukup gencar, hal tersebut dilakukan agar dalam pelaksanaannya E-KTP dapat berjalan dengan baik.

“Kita lihat sosialisasi KTP elektronik ini sudah cukup gencar. Tinggal bagaimana strategi pengerahan massa yang teratur melalui undangan yang disebarkan oleh masing-masing kepala desa,” jelas Andreas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kubu Raya, Lilik Kurniasih mengungkapkan rencananya pertengahan November mendatang akan di datangkan lagi peralatan tambahan.

“Saat ini setiap satu set alat hanya bisa melayani maksimal 300 wajib KTP perhari. Kami berharap alat tambahan yang akan didatangkan dari pusat cepat datangnya, sehingga dapat mengakomodir semua wajib KTP dengan waktu yang berjenjang,” ungkap Lilik.

Lilik berharap agar hal tersebut dapat terwujud, tentu akan mempermudah dalam percepatan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Masyarakat Kubu Raya cukup proaktif dan sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti dalam proses pelaksanaannya.