You are here

Libatkan UGM agar Independent

Proses penerimaan test CPNS KKR yang dimulai hari ini, dijanjikan akan lebih proporsional. Kerjasama yang dijalin dengan Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, akan lebih memberikan aura sebagai pihak yang independent.

Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat mengerjakan soal dengan tenang, tanpa perlu harus ketakutan akan hal yang tidak perlu.

”Jelas kami yakin agar penerimaan kali ini bisa lebih baik. Untuk itu, keterlibatan pihak ke-3 dari UGM, setidaknya bisa memberi rasa aman kepada pelamar dan masyarakat,” ujar Agus Suparwanto, selaku Plt Sekda KKR.

Dilibatkannya pihak ketiga dari UGM, dijelaskan akan memiliki peran untuk membawa soal test. Dimana untuk kedatangannya dan menginap dimana, tidak ada yang tahu. Sebagai panitia, hanya ada kesepakatan bahwa soal ujian test, akan diterima masing-masing koordinator pelaksana pukul 05.00 subuh ini.

Dengan kata lain, tidak ada jedah waktu, terkait penerimaan berkas soal, untuk celah pembocoran soal.

Setelah ujian dilaksanakan pada hari ini, maka lembar jawaban diakui akan langsung dibawa ke Yogyakarta.

Dimana disinilah peran UGM pasca penggiringan soal ujian, untuk kemudian memberi penilaian dan menentukan siapa saja yang dianyatakan lulus. Untuk membantu mengisi aparatur CPNS KKR, episode II.

Semoga saja apa yang direncanakan ini dapat berjalan seperti yang diharapkan. Adanya berbagai kelalaian yang bisa menyebabkan kekisruhan semoga tidak muncul tahun ini, seperti tahun yang lalu.  

Sehingga penilaian yang dilakukan oleh UGM di Yogyakarta kelak, akan segera disampaikan ke panitia dan bisa langsung diumumkan. Untuk kemudian bisa di SK-kan tepat waktu, tanpa harus molor seperti penerimaan perdana tahun kemarin.  

Dari total peserta yang dianggap lolos administrasi sebanyak 4644, maka persiapan dini 5 sekolah yang menggelar test tak ada penambahan.

Sekolah-sekolah tersebut adalah SMA Bhayangkari, SMAN 1, SMPN 2, SD-SMP Immanuel dan Yayasan Santa Monica.