You are here

Diklat Pelatih Drum Band

Permainan alat musik drum band yang semakin digemari masyarakat luas terutama para pelajar. Untuk itu, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kubu Raya mengadakan pelatihan selama dua hari, 3-4 November kemarin.

Pelatihan tersebut dilakukan seiring dengan adanya bantuan peralatan drum band kepada siswa sekolah, mulai dari tingkat TK hingga SMA yang ada di Kubu Raya

Kepala Dinas Budparpora, H Saini Umar mengatakan pelatihan tersebut diberikan kepada para pelatih drum band yang ada di Kubu Raya, agar para pelatih drum band di Kubu Raya semakin terampil dalam mengajar drum band.

“Pelatihan ini dimaksudkan agar para pengajar itu semakin baik dalam memberikan pelajaran nantinya. Kita ingin drum band Kubu Raya lebih baik lagi,” kata Saini Umar.

Saini menuturkan jika diklat bagi para pelatih drum band tersebut merupakan agenda baru Pemda Kubu Raya. Sebab selama ini drum band di nilai memiliki peran strategis untuk membentuk karakter para pelajar yang ada di Kubu Raya yang berjiwa nasionalis, patriotis dan kecintaan terhadap bangsa, termasuk jasmani yang sehat serta mengembangkan bakat yang ada.

“Drum band memiliki peran yang cukup baik untuk membentuk karakter para pelajar yang baik kedepannya,” ucap Saini.

Menurut Saini, dari 9 kecamatan yang ada di Kubu Raya, sudah ada 35 sekolah yang mengirimkan utusan instruktur drum band dalam diklat tersebut. “Ada 35 sekolah dari 9 kecamatan yang mengirim utusan instruktur drum band untuk kami ikutkan dalam diklat tersebut. Semoga ini dapat meningkatkan kualitas siswa yang ada di Kubu Raya,” tutur Saini.

Sementara itu Plt. Bupati Kubu Raya, DR Andreas Muhrotien mengatakan program tersebut sangat diperlukan untuk menciptakan siswa-siswa di Kubu Raya yang lebih produktif dan disiplin, termasuk dalam pembetukan mental dan perilaku mereka.

“Kita ketahui sendiri, drum band bukanlah hanya satu alat musik saja, ada banyak alat musik yang harus dimainkan. Ini membutuhkan kekompakan dan kedisiplinan serta komitmen dari para pelajar. Masih ada siswa yang kurang berminat mengikuti drum band tersebut, semoga siswa Kubu Raya tidak seperti itu. ini akan menjadi tantangan dari para pelatih tersebut,” ungkap Andreas.