Moment pemekaran seakan terus mengantri saja di ranah KKR. Setelah sempat desa Sungai Raya yang ingin mekar, kali ini desa Kuala Dua juga tak mau kalah dengan desa tetangganya tersebut.
Moment pemekaran seakan terus mengantri saja di ranah KKR. Setelah sempat desa Sungai Raya yang ingin mekar, kali ini desa Kuala Dua juga tak mau kalah dengan desa tetangganya tersebut.
Sejumlah perwakilan warga desa ingin mendapat masukan dari Anggota DPRD KKR. Tujuan kedatangan mereka, jelas saja ingin menyampaikan aspirasi dalam memekarkan Desa Kuala Dua.
Ketua Tim Pemekaran Desa Kuala Dua, Heri Z AR menyampaikan berbagai alasan mengenai rencana pemekaran tersebut. Saat ini, masyarakat Desa Kuala Dua berharap bisa mekar menjadi dua bagian. Yang mana salah satu pecahan tersebut akan diberi nama desa Kuala Tiga.
Di singgung apakah momen pemekaran ini merujuk pada perjuangan desa Sungai Raya, Heri mengaku bahwa perjuangan Kuala Dua sudah bergulir sejak 2006 lalu. Namun dikarenakan proses pembentukan Kubu Raya, pemekaran tersebut menjadi tertunda. Tidak hanya itu, pemekaran ini menjadi semakin lama karena harus menunggu proses pemilihan presiden dan legislative beberapa waktu lalu.
Namun, setelah melalui berbagai proses tersebut, akhirnya saat ini mereka kembali mempertanyakannya kepada Pemdes dan DPRD KKR.
“Kita sangat bersyukur karena Komisi A DPRD KKR dapat menerima rencana pemekaran ini dengan baik. Bahkan mereka berjanji akan ikut memperjuangkan pemekaran desa ini. Sama seperti tujuan pemekaran Pembentukan KKR, proses pemekaran desa ini juga diarahkan untuk mempercepat pelayanan terhadap masyarakat. Belum lagi jika dilihat dari berbagai persoalan yang ada di Pemdes Kuala Dua saat ini, jelas pemekaran desa mesti secepatnya dilakukan,” jelas Heri.
Sebagai persyaratan pemekaran, saat ini penduduk desa Kuala Dua sudah lebaih dari 18.000 jiwa. Dimana komposisi penduduk yang demikian besar tersebut, Desa Kuala Dua sudah selayaknya untuk dimekarkan menjadi beberapa bagian.
Namun untuk saat ini, baru akan melakukan pemecahan desa menjadi dua. Untuk selanjutnya, bisa saja terjadi pemekaran kembali.
“Sudah sejak lama diharapkan terjadi percepatan proses pemakaran Desa Kuala dua ini. Pasalnya, sejauh ini kita melihat banyak ketimpangan yang terjadi dalam pemerintahan desa. Bahkan bisa dilihat sendiri, selama ini, pembangunan di Desa Kuala Dua bisa dikatakan tidak ada. Padahal, ADD desa ini cukup besar, namun proses pembangunannya sangat lambat. Ini yang melatar belakangi beberapa tokoh masyarakat untuk melakukan pemekaran desa,” harap Heri.
| < Prev | Next > |
|---|









