You are here

Trust Building dan Partnership Building

Perubahan paradigma Polri dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat telah menuju kepada tingkat yang lebih baik. Dengan demikian strategi penerapan Polmas seperti yang diamanatkan dalam peraturan  Kapolri nomor 7 tahun 2008, dengan sasaran grand strategi Polri 2005-2025.Yaitu terwujudnya Trust Building (membangun kepercayaan) dan Partnership Building (membangun kemitraan).

Perubahan paradigma Polri dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat telah menuju kepada tingkat yang lebih baik. Dengan demikian strategi penerapan Polmas seperti yang diamanatkan dalam peraturan  Kapolri nomor 7 tahun 2008, dengan sasaran grand strategi Polri 2005-2025.Yaitu terwujudnya Trust Building (membangun kepercayaan) dan Partnership Building (membangun kemitraan).

Demikian dikatakan Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya pada kegiatan silaturahmi bersama Muspida, tokoh masyarakat, agama, adat dan tokoh pemuda di aula Mapolres, Rabu (10/2).

Dikatakannya, bahwa dalam membina dan memelihara Kamtibmas tidak mungkin Kepolisian melakukan sendiri. Apalagi menyambut pesta demokrasi yang tidak lama lagi di Kabupaten Ketapang baik itu prapemilukada maupun saat hari ”H” dan pasca pemilukada, sangat penting diantisipasi sejak dini.

Karena stabilitas keamanan rakyat dan terlaksanaya pembangunan Ketapang sangat tergantung kepada sukses tidaknya pemilukada yang akan  dilaksanakan tersebut.

”Kami selalu penaggung jawab Kamtibmas tidak dapat berkerja sendiri, pada kesempatan yang baik ini, kami mengajak seluruh komponen masyarakat Ketapang untuk bersama-sama memelihara dan mempertahankan situasi yang kondusif yang sudah berjalan selama ini,” kata Badya.

Menurutnya, melalui pertemuan ini agar bisa bersama-sama merumuskan strategi dalam menghadapi pemilukada 19 Mei 2010 mendatang. ”Mari

kita selalu berkoordinasi dan berkerjasama, agar pesta demokrasi ini menjadi ajang pendewasaan kita dalam berdemokrasi. Perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam sebuah demokrasi,” himbau perwira dengan dua melati di pundak itu.

Selain unsur Muspida, hadir pula Ketua DPRD Ketapang dan sejumlah ketua partai politik.