You are here

Soal UN Tiba di Ketapang

Soal Ujian Nasional (UN) akan tiba di Ketapang, Jumat (15/4) pagi dari percetakan di Pontianak menggunakan jalur darat. Distribusi soal rencananya akan dikawal ketat anggota Brimob. Sedangkan jumlah siswa SMU/sederajat di Ketapang  mengikuti UN 2011 sebanyak 2.814 siswa.

Kabid Pendidikan Menengah Diknas Pendidikan Ketapang, Ucup Supriatna mengatakan, soal UN untuk Diknas Ketapang akan dikawal ketat anggota Brimob dari Pontianak menggunakan mobil langsung diturunkan di Kantor Diknas Ketapang.

Demi keamanan selama UN, rencananya Jumat akan digelar rapat antara Diknas dan Polres Ketapang terkait pengamanan ujian. Rencananya Dikans akan mengadakan rapat dengan Kapolres dalam hal pengamanan UN di posko UN Diknas Ketapang.

Ucup mengungkapkan, terkait pengawasan selama ujian, tak ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tetap menggunakan sistem silang antara sekolah dan tidak boleh guru pelajaran yang bersangkutan. Sampai sekarang sudah disusun orang-orangnya.

“ Secara teknis sudah siap, tinggal menunggu pelaksanaan,” kata Ucup, Rabu (13/4).

Sementara persiapan sekolah dinilai sudah matang. Dilihat dari penyelenggaraan try out beberapa kali dan pendalaman materi. Bahkan hal itu sudah dilakukan sejak semester lima. Diknas juga sudah melakukan upaya perbaikan fasilitas, pemenuhan guru dan pemenuhan sarana prasarana.

“ Jumlah siswa SMU/sederajat bakal mengikuti UN tahun ini sebanyak 2.814 siswa. Terbanyak adalah SMU Santo Yohanes sebanyak 300 peserta.,’’kata Ucup.

Tapi ia mengaku dari mata pelajaran yang diujikan, Matematika adalah mata pelajaran yang masih menjadi momok menakutkan. Tapi setiap sekolah terus melakukan perbaikan dan persiapan agar siswa lebih siap menghadapi UN.

Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus mengingatkan  Diknas Pendidikan jangan hanya menetapkan target. Menurut dia harus ada konsekuensi jika target tersebut tak tercapai. Karena itu ia meminta kepada Bupati Ketapang untuk mengevaluasi kepala dinas jika memang tak dapat mendongkrak tingkat kelulusan.